Jumat, 01 Juli 2011

peristiwa yang terjadi di dunia selama bulan juli

INILAH PERISTIWA-PERISTIWA YANG TERCATAT DALAM SEJARAH DUNIA YANG TERJADI PADA BULAN JULI :

1 Juli

Kanada Merdeka dari Inggris

Tanggal 1 Juli 1867, Kanada meraih kemerdekaannya dari Inggris. Kanada adalah sebuah kawasan di ujung timur benua Amerika dan berbatasan dengan AS. Bangsa Inggris sejak abad ke-15 mengklaim kawasan itu sebagai wilayah kekuasaannya dan terjadilah migrasi besar-besaran orang-orang Inggris ke sana. Pada abad ke-16, bangsa Perancis juga datang ke Kanada dan mengklaimnya sebagai bagian dari kekuasaan Perancis. Akibatnya, pecah perang antara adalah kedua bangsa imperialis tersebut yang berlangsung selama 75 tahun dan berakhir dengan kekalahan Perancis. Kanada akhirnya menjadi koloni Inggris secara penuh. Sementara itu, penduduk asli Kanada, yaitu suku Maori, ditekan dan tersingkir. Sejak awal abad ke-19, bangsa Eropa penghuni Kanada mulai menghendaki didirikannya pemerintahan sendiri yang terpisah dari Inggris. Akhirnya pada tahun 1867, Inggris menyetujui didirikankan Dominion Kanada.

Leibnitz Lahir

Tanggal 1 Juli tahun 1646, Wilhelm Leibnitz, seorang filsuf dan matematikawan Jerman, terlahir ke dunia. Pada usia 15 tahun, Leibnitz sudah diterima di Universitas Leipzig di bidang hukum. Namun, pada dua tahun pertama di universitas itu, Leibnitz lebih banyak mencurahkan perhatiannya pada bidang filsafat dan setelah itu, mempelajari matematika. Akhirnya pada tahun 1666, pada usia 20 tahun, Leibnitz berhasil meraih gelar doktor di bidang hukum. Dalam usia muda itu, Leibnitz telah menghasilkan banyak karya penulisan. Karya-karya Leibnitz diantaranya berjudul “On Natural Law”.

Republik Somalia Berdiri

Tanggal 1 Juli tahun 1960, didirikanlah Republik Somalia yang merupakan gabungan dari Somaliland Protectorate dibawah kekuasaan Inggris dan Somaliland Italia yang dikuasai Italia di bawah mandat PBB. Somaliland Inggris meraih kemerdekaan dari Inggris pada tanggal 26 Juni 1960 sedangkan Somaliland Italia merdeka dari kekuasaan Italia pada tanggal 1 Juli 1960. Somalia dijajah Inggris dan Italia sejak awal abad ke-19. Penduduk kawasan Somalia utara dan Barat sejak tahun 1901 di bawah pimpinan Abdullah Hasan mengobarkan perlawanan melawan Inggris, sedangkan penduduk Somalia timur dan selatan bergabung dengan Eritrea dan Ethiopia untuk melawan Italia. Setelah Perang Dunia II, PBB terlibat dalam masalah Somalia. Pada tahun 1947, Italia menyerahkan kawasan jajahannya itu kepada PBB dalam rangka mempersiapkan kemerdekaan Somalia. Akhirnya, barulah pada tahun 1960 Republik Somalia yang merdeka berhasil didirikan.

Rwanda dan Burundi Merdeka

Tanggal 1 Juli tahun 1962, Rwanda dan Burundi, dua negara yang saling berbatasan di Afrika, meraih kemerdekaan mereka masing-masing. Kedua negara ini sejak abad ke-18 dijajah oleh Jerman, namun setelah kekalahan Jerman pada Perang Dunia Pertama, Liga Bangsa-Bangsa menyerahkan kekuasaan atas kedua negara Afrika itu kepada Belgia. Resolusi PBB tahun 1962 akhirnya mengakhiri kolonialisme di Rwanda dan Burundi. Penduduk mayoritas Rawanda dan Burundi adalah suku Hutu dan Tutsi.

Hongkong Dikembalikan ke Cina

Tanggal 1 Juli tahun 1997, Inggris mengembalikan Hongkong kepada Cina setelah menguasainya selama 155 tahun. Hongkong yang merupakan sebuah pulau di tenggara Cina diduduki Inggris sejak tahun 1842 dalam era Perang Candu. Melalui berbagai usaha diplomatik, Cina berusaha untuk merebut kembali Hongkong. Akhirnya pada tahun 1898, Inggris menandatangani perjanjian akan mengembalikan Hongkong kepada Cina 99 tahun kemudian. Pada 1985, Inggris dan Cina kembali menandatangani kesepakatan yang menetapkan tanggal penyerahan Hongkong kepada Cina, yaitu tanggal 1 Juni tahun 1997.

2 Juli

Republik Brazil Berdiri

Tanggal 2 Juli 1889, dalam sebuah revolusi damai, sistem kekaisaran di Brazil dibubarkan dan berdirilah Republik Brazil. Brazil dijajah Portugis sejak awal abad ke-16 dan hasil buminya dikuras oleh bangsa penjajah tersebut. Pada tahun 1808, ketika Napoleon menyerbu Portugis, Raja John VI dari Portugis melarikan diri ke Brazil. Pada tahun 1821, Raja John kembali ke Portugis dan putranya, yaitu Dom Pedro menjadi penguasa di Brazil. Setelah menobatkan diri sebagai Kaisar Brazil, Dom Pedro melakukan berbagai reformasi, di antaranya, melepaskan Brazil dari wilayah kekuasaan Portugis dan menghapuskan perbudakan. Rakyat pribumi Brazil kemudian bangkit untuk menggulingkan kekaisaran Dom Pedro dan akhirnya berdirilah Republik Brazil.

Ernest Hemingway Meninggal

Tanggal 2 Juli tahun 1961, Ernest Hemingway, seorang penulis terkenal AS, meninggal dunia. Hemingway dilahirkan pada tahun 1899 di Illionis dan memulai karirnya sebagai penulis di sebuah suratkabar pada usia 17 tahun. Pada era Perang Dunia I, Hemingway ikut terjun dalam perang. Ia juga pernah dikirim ke medan perang dalam kapasitas sebagai reporter surat kabar. Berbagai pengalamannya selama perang menjadi latar belakang dalam beberapa novelnya, di antaranya berjudul For Whom The Bell Tolls. Hemingway juga banyak menulis cerpen, di antaranya dibukukan dengan judul Men Without Women yang terbit tahun 1927. Pada tahun 1954, Hemingway meraih hadiah Nobel di bidang sastra.

Ayatullah Saduqi Gugur Syahid

Tanggal 2 Juli tahun 1982, Ayatullah Muhammad Saduqi, seorang ulama pejuang Iran, gugur syahid akibat teror dari kelompok teroris, Mujahidin Al-Khalq. Ayatullah Saduqi menuntut ilmu di hauzah ilmiah Qum dan bersamaan dengan itu, beliau juga aktif dalam perjuangan untuk menentang rezim Shah Pahlevi yang despotik. Ayatullah Saduqi kemudian menjadi salah satu tokoh garis depan Revolusi Islam dan merupakan salah satu pendukung utama Imam Khomeini. Setelah kemenangan revolusi Islam, Ayatullah Saduqi diangkat sebagai anggota Majelis Ahli dan berperan besar dalam penyusunan UUD Republik Islam Iran. Beliau juga ditunjuk sebagai wakil Imam Khomeini dalam memimpin sholat Jumat di kota Yazd dan di saat memimpin sholat Jumat itulah beliau gugur syahid.

Fatimah Az-Zahra Syahid

Tanggal 13 Jumadil Awal tahun 11 Hijriah, berdasarkan sebagian riwayat Islam, pada hari ini, Fatimah Az-Zahra (sa), putri Rasulullah SAWW, gugur syahid. Fathimah Az-Zahra dalam usianya yang pendek, telah melalui kehidupan yang penuh penderitaan, namun penuh dengan teladan dan pelajaran berharga bagi umat manusia. Pada usia kanak-kanak, ibu beliau, Khadijah, meninggal dunia. Sejak itu pula, Fathimah Az-Zahra mendampingi ayahnya dalam mendakwahkan Islam. Fathimah Az-Zahra merasakan dan menyaksikan berbagai gangguan dan permusuhan yang dilancarkan kaum kafir terhadap umat muslimin. Di bawah asuhan ayah beliau, Fathimah Az-Zahra mencapai keilmuan dan ketakwaan yang sangat tinggi. Di antara kalimat teladan yang pernah diucapkan Fatimah Az-Zahra (sa) adalah sbb, “Ada tiga hal yang kucintai di dunia, yaitu membaca Al-Quran, memandang wajah Rasulullah, dan bersedekah di jalan Allah.”

Mirza Irwani Lahir
Tanggal 13 Jumadil Awal tahun 1278 Hijriah, Mirza Fadhl Ali Irwani, yang dikenal dengan julukan Shafa, seorang cendekiawan dan sastrawan terkemuka Iran, terlahir ke dunia. Shafa menuntut ilmu di hauzah ilmiah Nafaj, Irak sampai mencapai derajat mujtahid. Pada masa Revolusi Konstitusional Iran, Shafa merupakan salah satu ulama yang aktif berjuang bersama rakyat, dan akibatnya, beliau dipenjarakan dan mengalami siksaan fisik. Selain mendalami bidang agama, Shafa juga menggeluti bidang sastra. Karya-karya penulisan yang ditinggalkan Mirza Fadhl Ali Irwani atau Shafa di antaranya berjudul Hadaaiqul Arifin dan Misbahul Huda.

3 Juli

Theodore Hertzel Meninggal

Tanggal 3 Juli 1904, Theodore Hertzel, pendiri gerakan Zionisme Internasional, meninggal dunia. Hertzel dilahirkan pada tahun 1860 di Budapest, Hongaria, dan kemudian ia pindah ke Austria. Di Austria, pemikiran Hertzel mengenai pendirian negara Yahudi yang independen semakin mengkristal. Ia kemudian pada tahun 1895 menuliskan hasil pemikirannya itu dalam sebuah buku berjudul Pemerintahan Yahudi. Dalam buku itu, Hertzel menuliskan pemikiran Zionisme berkenaan dengan perluasan kekuasaan dan keunggulan ras Yahudi di atas ras-ras lainnya. Pada tahun 1897, Theodore Hertzel dan para pendukungnya mengadakan kongres di Swiss dan terbentuklah Organisasi Zionisme Internasional. Setelah Theodore Hertzel meninggal, gerakan zionisme terus berkembang dan akhirnya pada tahun 1948, gerakan zionis berhasil merealisasikan cita-cita ilegalnya dengan mendirikan negara Israel di atas tanah air milik bangsa Palestina.

Franz Kafka Lahir

Tanggal 3 Juli 1883, Franz Kafka, penulis terkenal Cheko, terlahir ke dunia. Pada masa hidupnya, bahasa resmi di Cheko adalah bahasa Jerman, sehingga Kafka menuntut ilmu dalam bahasa Jerman dan semua karya tulisnya menggunakan bahasa tersebut. Kafka meraih gelar doktor dalam bidang hukum dan ia kemudian mempelajari sastra Jerman. Kafka mulai menulis sejak usia muda namun ia menerbitkan karyanya untuk pertama kali pada tahun 1907.

Kualitas dari karya-karya Kafka mulai dikenal luas setelah kematiannya. Pada tahun 1940-an, karya-karya Kafka mulai populer di Perancis, namun rakyat Jerman mulai mengenalnya setelah Perang Dunia Kedua. Ketika karya Kafka berjudul Collected Works diterbitkan tahun 1950-an, Kafka dimasukkan ke dalam kelompok penulis terkemuka Jerman abad ke-20. Karya Franz Kafka yang paling terkenal berjudul The Trial yang terbit tahun 1925.

Pesawat Sipil Iran Ditembak AS

Tanggal 3 Juli 1988, sebuah pesawat sipil Airbus milik Iran dalam perjalanannya dari Iran menuju Dubai, ditembak rudal oleh kapal perang AS, Vincennes. Seluruh penumpang pesawat bernomor Iran Air 655 itu beserta awak pesawatnya, yang keseluruhan berjumlah 298 orang, tewas. Peristiwa ini terjadi di akhir perang Irak-Iran. Saat itu, kapal perang AS tersebut tengah berada di perairan Teluk Persia. AS menyatakan bahwa penembakan itu disebabkan karena kelalaian tentaranya. Namun mengingat kapal perang Vincennes milik AS itu memiliki perlengkapan yang sangat canggih, alasan tersebut sulit diterima. Yang lebih aneh lagi, setelah peristiwa itu, komandan kapal perang Vincennes tersebut malah diberi medali kehormatan oleh pemerintah AS. Semua fakta ini, termasuk juga dokumen-dokumen resmi lainnya, menunjukkan bahwa penembakan terhadap pesawat sipil Iran oleh AS adalah sebuah kesengajaan.

Haj Mula Ismail Sabzewari Meninggal

Tanggal 14 Jumadil Awal tahun 1312 Hijriah, Haj Mula Ismail Sabzewari, seorang ulama hadis dan Al-Quran terkemuka abad ke 13 hijriah, meninggal dunia. Beliau dilahirkan di Sabzewar, timur laut Iran. Mula Isamil menuntut ilmu hikmah dan filsafat dari Haj Mula Hadi Sabzewari, filsuf terkemuka pada zaman itu. Setelah itu, Mula Ismail melanjutkan pendidikannya ke hauzah ilmiah di kota Najaf, Irak dan setelah mencapai derajat mujtahid, beliau kembali ke Iran. Mula Ismail Sabzewari meninggalkan banyak karya penulisan, di antaranya berjudul Majma’un-Nurain.

Mirza Abdulghafar Tehrani Meninggal
Tanggal 14 Jumadil Awal tahun 1326 Hijriah, Mirza Abdulghafar Tehrani, ahli matematika Iran abad ke-14 hijriah, meninggal dunia. Mirza Abdulghafar Tehrani yang terkenal dengan julukan Najmud-Daulah ini, sejak muda telah tertarik pada bidang matematika. Ia kemudian menuntut ilmu di bidang tersebut di sekolah terkemuka Iran pada masa itu, Darul Funun. Setelah lulus, Najmud-Daulah mengajar di Darul Funun dan melakukan banyak peneltian di bidang matematika. Najmud-Daulah meninggalkan beberapa karya penulisan, di antaranya berjudul Bidayatul Hisab dan Ushulul Handasah.

4 Juli

AS Memproklamasikan Kemerdekaan

Tanggal 4 Juli 1886, perwakilan dari 13 negara bagian di AS menandatangani deklarasi kemerdekaan AS. Benua Amerika selama ribuan tahun adalah tempat tinggal kaum kulit merah Indian. Pada akhir abad ke-15, para pelaut Eropa datang ke benua Amerika dan sejak itu, berbagai negara imperialis Eropa menduduki kawasan itu, terutama Perancis dan Inggris. Secara bertahap, jumlah imigran Eropa di Amerika semakin banyak dan mereka pun mendatangkan budak-budak dari Afrika untuk bekerja di pertanian dan pabrik-pabrik. Sejak awal abad ke-18, mulai muncul gerakan untuk mendirikan sebuah negara independen yang terpisah dari pemerintahan Eropa. Para imigran Eropa tersebut kemudian mengangkat senjata untuk mengusir tentara Perancis dan Inggris. Sementara itu, akibat berbagai tindakan represif, termasuk pembunuhan massal yang dilakukan para imigran Eropa tersebut, penduduk pribumi AS, yaitu bangsa Indian, justru tersingkir dan hampir punah.

Philipina Merdeka

Tanggal 4 Juli 1946, kepulauan Philipina mendeklarasikan kemerdekaannya dari AS. Bangsa Eropa yang pertama kali datang ke Kepulauan Philipina adalah rombongan pelaut Spanyol di bawah pimpinan Ferdinand Magellan pada tahun 1521. Sejak saat itu, Philipina dijadikan kawasan jajahan Spanyol hingga tiga abad kemudian. Meningkatnya perlawanan rakyat Philipinan membuat kekuatan Spanyol semakin melemah. Pada saat yang sama, Spanyol juga kalah perang dari AS, sehingga Spanyol memutuskan untuk menjual Philipina kepada AS seharga 20 juta dolar. Rakyat Philipina kemudian melanjutkan perjuangan untuk mengusir tentara AS dari tanah air mereka. Akhirnya, pada tahun 1946 bangsa Philipina berhasil meraih kemerdekaannya.

Mohammad Muin Meninggal

Tanggal 4 Juli 1971, Doktor Muhammad Muin, cendekiawan sastra Persia terkemuka, meninggal dunia. Doktor Muin dilahirkan pada tahun 1914 di kota Rasht, Iran utara. Sejak muda, dia mulai mempelajari sastra Arab dan kemudian menuntut ilmu di Darul Funun, sebuah lembaga pendidikan terkemuka di Iran saat itu. Selanjutnya, Muhammad Muin melanjutkan pendidikan ke fakultas sastra dan filsafat di Universitas Teheran. Pada tahun 1942, Muhammad Muin berhasil menjadi lulusan pertama tingkat doktoral di bidang sastra Persia. Doktor Muin kemudian mengabdikan hidupnya untuk mengajar, melakukan penelitian, dan menulis buku di bidang sastra Persia. Karya penulisan yang ditinggalkan Doktor Muin di antaranya adalah kamus besar bahasa Persia yang terdiri dari enam jilid.

Imam Ali Zainal Abidin a.s. Lahir
Tanggal 15 Jumadil Awal tahun 38 Hijriah, berdasarkan sebagian riwayat Islam, pada hari ini Imam Ali bin Husain a.s. putra Imam Husain a.s., cucu Rasulullah SAWW, terlahir ke dunia di kota Madinah. Ketakwaan, ketinggian ilmu, dan kedermawanan Imam Ali bin Husain membuat beliau digelari Zainal Abidin atau “Hamba yang Mulia”. Imam Ali Zainal Abidin merupakan salah satu dari 72 anggota kafilah Imam Husain di Karbala. Beliau menyaksikan sendiri ayah, paman, sepupu, dan sahabat-sahabat Imam Husain satu-persatu dibunuh oleh tentara Yazid, penguasa kaum muslimin saat itu. Namun karena sakit, Imam Ali Zainal Abidin tidak bisa ikut bertempur. Setelah peristiwa tersebut, Imam Zainal Abidin mengabdikan hidup beliau untuk menyampaikan pesan perjuangan Imam Husain dan kebenaran Islam kepada kaum muslimin. Beliau akhirnya dibunuh oleh penguasa kaum muslimin saat itu, yaitu Dinasti Muawiyah. Imam Ali Zainal Abidin dikenal sangat tekun beribadah dan sangat banyak bersujud menghadap Allah SWT, sehingga beliau juga digelari Imam As-Sajjad. Doa-doa dan munajat yang diucapkan Imam As-Sajjad dicatat oleh para pengikutnya dan dibukukan dalam sebuah kitab berjudul Sahifah Sajadiyah.

5 Juli

Venezuela Merdeka

Tanggal 5 Juli 1811, Venezuela memproklamasikan kemerdekaannya dari Spanyol yang telah menjajah negara itu selama tiga abad. Selama periode tersebut, penduduk pribumi Venezuela, yaitu bangsa kulit merah Indian disingkirkan dan dibunuh, sementara imigran Spanyol datang membanjiri Venezuela. Sejak awal abad ke-19, para imigran Spanyol yang telah menjadi warga Venezuela, menghendaki pemerintahan independen yang terpisah dari Spanyol. Dengan dipimpin oleh Fransesco Miranda, rakyat Venezuela pada tahun 1806 memulai perjuangan mengusir tentara Spanyol, namun menemui kegagalan. Pada tahun-tahun berikutnya, Miranda bersama Simon Bolivar meneruskan perjuangan mereka, sampai akhirnya Spanyol angkat kaki dari Venezuela.

Aljazair Merdeka

Tanggal 5 Juli 1962, setelah berjuang selama bertahun-tahun dan mengorbankan sekitar saju juta syuhada, rakyat muslim Aljazair akhirnya berhasil meraih kemerdekaan mereka. Pada tahun 1830, Perancis datang menyerang Aljazair dengan tujuan menjadikan negara itu sebagai wilayah jajahannya, namun mendapat perlawanan keras dari bangsa Aljazair. Salah satu pejuang kemerdekaan Aljazair yang terkemuka adalah Amir Abdul Qadir Aljazairi. Namun setelah 17 tahun berjuang, ia akhirnya tertangkap oleh tentara Perancis dan sejak itu, kekuasaan Perancis di Aljazair semakin hari semakin besar. Dengan leluasa, Perancis menguras hasil bumi negara ini dan menindas rakyat Aljazair. Setelah Perang Dunia Kedua berakhir, perjuangan rakyat Aljazair kembali meningkat dan ketika De Gaulle diangkat sebagai Presiden Perancis, ia setuju untuk memberikan hak otonomi kepada Aljazair. Namun, perjuangan rakyat Aljazair yang menghendaki kemerdekaan penuh terus berlanjut, sampai akhirnya atas tekanan internasional, Perancis bersedia menandatangani “Perjanjian Evian” yang secara resmi mengakui kemerdekaan Aljazair.

Zia-ul-Haq Meraih Kekuasaan

Tanggal 5 Juli 1977, Jenderal Muhammad Zia-ul-Haq, dengan memanfaatkan kondisi Pakistan yang saat itu sedang krisi, melancarkan kudeta berdarah terhadap Zulfikar Ali Bhutto, Presiden Pakistan saat itu. Selain mengangkat diri sebagai Presiden sekaligus Perdana Menteri Pakistan, Zia-ul-Haq menghukum mati Zulfikar Ali Bhutto dan para pendukungnya. Ia juga membubarkan parlemen serta melarang aktivitas partai-partai dan media massa. Atas tekanan dari dalam negeri, pada tahun 1985, Zia-ul-Haq mengadakan pemilu dan membubarkan pemerintahan militer. Namun pada tahun 1988 sekali lagi Zia-ul-Haq membubarkan parlemen dan memecat perdana menteri sambil menjanjikan akan kembali mengadakan pemilu. Tetapi tak lama kemudian, pada tanggal 17 Agustus 1988, Zia-ul-Haq beserta beberapa pejabat militer Pakistan tewas dalam ledakan pesawat udara.

Diplomat dan Wartawan Iran Disandera
Tanggal 5 Juli 1982, tiga orang warga Iran yang terdiri dari diplomat dan wartawan disandera oleh kelompok militan Phalangist di Beirut, Libanon. Pada masa itu, rezim Zionis dengan dukungan kelompok militan Kristen Libanon, yaitu Phalagist, menduduki Libanon. Zionis dan kelompok Phalangist melakukan berbagai aksi teror di Libanon, termasuk di antaranya pembantaian massal warga Palestina yang tinggal di kamp pengungsian Sabra-Shatila pada bulan September 1982. Penyenderaan terhadap diplomat dan wartawan Iran juga merupakan salah satu di antara aksi teror tersebut mengingat Republik Islam Iran di bawah pimpinan Imam Khomeini merupakan negara yang paling aktif dalam menentang penindasan yang dilakukan Rezim Zionis terhadap bangsa Palestina. Hingga saat ini, ketiga warga Iran tersebut masih belum jelas nasibnya dan PBB sama sekali tidak melakukan langkah nyata apapun dalam penyelesaian kasus ini.

6 Juli

Dante Alighieri Lahir

Tanggal 6 Juli 1265, Dante Alighieri, seorang penyair terkenal Italia, terlahir ke dunia di kota Florence. Selain sebagai penyair, Dante juga aktif sebagai politikus yang membuat ia dibuang keluar dari Florence akibat penentangannya terhadap penguasa saat itu. Karya pertama Dante berjudul Vita Nuova atau ‘kehidupan baru’ yang selesai ditulis tahun 1294. Filosofi Dante yang tampak pada puisi-pusinya adalah bahwa semua kebaikan dan kejahatan berakar dari cinta. Karya-karya Dante lainnya berjudul “Purgatorio” yang menunjukkan bahwa cinta dapat diatur dengan baik dan “Paradiso” yang menggambarkan bahwa cinta dapat ditingkatkan hingga mencapai cinta yang hakiki, yaitu cinta Ilahiah. Dante dianggap sebagai penyair yang menciptakan genre puisi Italia dan berhasil meninggalkan pengaruh dalam sastra modern. Dante Alighieri meninggal dunia tahun 1321.

William Faulkner Meninggal

Tanggal 6 Juli 1962, William Faulkner, seorang penulis terkemuka AS, meninggal dunia. Faulkner dilahirkan tahun 1897 di kawasan selatan AS. Dalam novel-novelnya, Faulkner banyak mengambil inspirasi latar belakang sejarah dan dekadensi moral yang terjadi di kawasan selatan AS, tempat dia lahir dan menulis karya-karyanya. Sebelum menekuni dunia penulis, Faulkner sempat bergabung dengan Angkatan Udara Inggris dalam Perang Dunia Pertama. Ia kemudian bekerja sebagai penulis di surat kabar dan penulis skenario di Hollywood. Akhirnya, Faulkner tinggal di kota kelahirannya untuk menulis novel dan cerpen. Dalam novel-novelnya, Faulkner banyak menyuarakan kritikan atas rasialisme dan penindasan terhadap kaum Negro di AS, di antaranya berjudul Intruder In the Dust dan In Light in August .

Malawi Merdeka

Tanggal 6 Juli 1964, Malawi, sebuah negara di Afrika Tenggara, meraih kemerdekaannya dari Inggris. Penduduk asli Malawi adalah etnis Bantu. Pada tahun 1859, seorang petualang asal Scotlandia, David Livingstone, tiba di danau Nyasa dan sejak itu, Malawi menarik perhatian bangsa-bangsa Eropa untuk dijadikan kawasan perdagangan budak. Pada tahun 1891, setelah berhasil mengusir Jerman dan Portugis yang juga mengincar Malawi untuk dijadikan jajahan, Inggris mengklaim Malawi sebagai wilayah jajahannya dan menamakan kawasan itu sebagai British Central African Protectorate. Sejak tahun 1907, kawasan itu diberi nama Nyasaland, dan akhirnya, ketika merdeka tahun 1964, barulah nama Malawi digunakan.

Komoro Merdeka

Tanggal 6 Juli 1975, Komoro, sebuah negara kepulauan yang terletak di lepas pantai Mozambik, Afrika Tenggara, memproklamasikan kemerdekaannya dari Perancis. Komoro memiliki penduduk mayoritas muslim dan karena itulah rakyat negara ini sepakat untuk mendirikan negara Islam atau Federal Islamic Republic of Comoros. Kepulauan Komoro awalnya dikuasai oleh bangsa Arab sehingga agama Islam menyebar di sana. Setelah itu, Komoro sempat dijajah oleh Portugis sebelum akhirnya dikuasai oleh Perancis sejak tahun 1832. Sekitar satu setengah abad kemudian, barulah perjuangan kemerdekaan rakyat Komoro mencapai hasilnya.

Imam Muhammad Ghazali Lahir
Tanggal 17 Jumadil Awwal tahun 450 Hijriah, Imam Muhammad Ghazali, seorang filsuf muslim terkemuka, terlahir ke dunia di Iran. Sejak masa mudanya, Imam Ghazali telah menuntut ilmu dari Abu Nashr Ismaily dan dalam waktu singkat ia berhasil menguasai berbagai ilmu yang berkembang di zamannya. Pada usia 28 tahun, Imam Ghazali telah dianggap sebagai ahli fiqih terbesar pada zamannya. Beliau kemudian diundang untuk mengajar di sekolah Nizhamiyah, Bagdad. Pada tahun 488, Imam Ghazali meninggalkan pekerjaannya tersebut dan pergi menunaikan haji. Kemudian, beliau tinggal beberapa waktu di Baitul Maqdis dan di sana menyusun kitabnya yang terkenal, Ihyaa’ Ulumuddin. Setelah itu, Imam Ghazali kembali ke tanah airnya, Iran, dan mengabdikan hidupnya untuk mengajar dan menulis berbagai kitab agama, di antaranya berjduul “Nasihatul Muluk” dan “Kimiyatus-Saadah”.

7 Juli

Edward Brown Meninggal

7 Juli 1926, Edward Brown, seorang sastrawan dan orientalis asal Inggris, meninggal dunia. Brown dilahirkan pada tahun 1862. Brown sangat meminaati masalah ketimuran dan ia menjadi dosen bahasa-bahasa Timur di Universitas Cambrige. Brown dikenal menguasai bahasa Turki, Arab, dan Persia. Selama beberapa waktu, edward Brown juga pernah tinggal di Iran untuk melakukan penelitian terhadap sejarah, sastra, dan sosiologi Iran. Hasil penelitian Brown ditulis pada buku-buku berjudul “Sejarah Sastra Iran” dan “Revolusi Bangsa Iran”.

Kepulauan Solomon Merdeka

7 Juli 1978, kepulauan Solomon yang terletak di timur Papua Nugini, meraih kemerdekaannya. Kepulauan ini telah berpenghuni sejak 1000 tahun sebelum Masehi dan bangsa Eropa pertama kali menginjakkan kaki di sana pada tahun 1567. Pada tahun 1885, Jerman mengklaim kepulauan Solomon sebagai wilayah jajahannya. Namun satu dekade kemudian, Inggris menduduki kepulauan itu dan menjadikannya sebagai protektorat. Setelah Perang Dunia Kedua, rakyat Solomon bangkit memperjuangkan kemerdekaannya sampai akhirnya merdeka tahun 1978. Penduduk Solomon mayoritasnya berasal dari etnis Melanesia.

Gustav Walter Heinemann Meninggal

7 Juli 1976, Gustav Walter Heinemann, mantan presiden federal Jerman Barat tahun 1969 hingga tahun 1974, meninggal dunia. Heinemann lahir pada tahun 1899 dan sejak muda telah aktif dalam berbagai partai politik. Antara tahun 1945 hingga 1949, Heinemann diangkat sebagai walikota Essen dan pada tahun 1949, ia diangkat menjadi menteri dalam negeri pada pemerintahan federal. Karir politik Heinemann terus meningkat sampai akhirnya ia diangkat sebagai presiden pada tahun 1969. Selama masa jabatannya, Heinemann mendukung Kebijakan Timur yang dijalankan Kanselir Jerman barat saat itu, Willy Brant, yang bertujuan untuk meningkatkan hubungan antara Jerman Barat dengan Jerman Timur serta negara-negara komunis lainnya di Eropa dan Soviet.

Giovani Bottesini Meninggal Dunia

7 Juli 1889, Giovani Bottesini, seorang komposer Italia terkenal, meninggal dunia. Bottesini dilahirkan tahun 1823 di Lombardy, Italia dan kemudian menuntut ilmu di Konservatorium Milan dengan mengkhususkan diri pada penggunaan instrumen double-bass. Setelah lulus dari sekolah musik, Bottesini sempat menjadi pemusik di teater di Havana, dan disanalah ia memproduksi opera pertamanya yang berjudul Cristoforo Colombo. Selanjutnya, Bottesini menjadi semakin terkenal atas permainan double-bass-nya sehingga di dunia musik, nama Bottesini kerap diasosiasikan dengan alat musik ini.

Ahmad bin Muhamad Meninggal
18 Jumadil Awwal tahun 328 Hijriah, Ahmad bin Muhammad, seorang penyair dan penulis Arab terkemuka, meninggal dunia. Ahmad bin Muhammad yang dikenal dengan nama julukan “Ibnu Abdi Rabbih” ini meninggalkan karya-karya syair yang bernilai tinggi dan memperlihatkan jiwa ketimurannya. Karya Ahmad bin Muhammad yang paling terkenal adalah buku berjudul “Aqdul-Farid” yang berisi pembahasan tentang sejarah, syair, dan bahasa.

8 Juli

Perjanjian Tilsit Ditandatangani

8 Juli 1807, perjanjian bersejarah Tilsit ditandatangani oleh Tzar Rusia, Alexander Pertama dan Kaisar Perancis, Napoleon Bonaparte. Melalui perjanjian ini, kedua negara itu sepakat untuk saling membantu jika ada negara ketiga yang menyerang Perancis atau Rusia. Namun kesepakatan itu dengan segera bubar tiga tahun kemudian karena Rusia mendapati bahwa perjanjian dengan Perancis malah membuat terganggunya perdagangan luar negeri Rusia. Karena itu, Rusia kembali membuka pelabuhan-pelabuhannya terhadap kapal-kapal dari negara-negara yang netral dan tetap mengenakan pajak yang besar terhadap barang-barang Perancis yang masuk ke Rusia. Akhirnya pada tanggal 24 Juni 1812, Perancis menyerang Rusia.

Ayatullah Rabbani Amlashi Meninggal

8 Juli 1985, Ayatullah Rabbani Amlashi, seorang ulama kontemporer dan pejuang Iran, meninggal dunia. Ayatullah Amlashi dilahirkan pada tahun 1313 di kota Qom dalam sebuah keluarga yang relijius. Rabbani Amlashi menuntut ilmu-ilmu agama di hauzah ilmiah di kota suci Qom. Selain mengabdikan diri di bidang keilmuan, Ayatullah Amlashi juga sangat aktif dalam berjuang menegakkan nilai-nilai Islam. Beliau merupakan salah satu pendukung Imam Khomeini dalam Revolusi Islam Iran. Akibatnya, beliau sempat diasingkan oleh rezim Shah. Namun akhirnya, perjuangan rakyat Iran yang dipimpin para ulama itu mencapai hasilnya pada tahun 1979 dengan berdirinya negara Islam di Iran. Pada tahun-tahun terakhir usianya, Ayatullah Rabbani Amlashi menduduki jabatan sebagai anggota Dewan Pengawal Revolusi Islam.

Kim Il Sung Meninggal

8 Juli 1994, Kim Il Sung, pemimpin Korea Utara dan sekjen Partai Komunis negara itu, meninggal dunia. Kim dilahirkan pada tahun 1912 dan sejak muda telah aktif dalam kegiatan komunis. Pendidikan formal Kim terhenti hingga kelas tingkat SMA karena dipenjara akibat keterlibatannya dalam organisasi komunis di daerahnya. Kemudian, Kim bergabung dengan kelompok gerilya komunis Cina di Manchuria yang berjuang melawan Jepang. Pada tahun 1945, Kim kembali ke Korea bersama pasukan pendudukan Soviet. Oleh tentara Soviet, Kim diangkat sebagai Ketua Komite Perlengkapan Rakyat dan kemudian diangkat sebagai ketua Partai Komunis. Akhirnya, ketika Republik Demokratik Rakyat Korea atau Korea Utara didirikan pada bulan September 1945, Kim terpilih sebagai perdana menteri. Ia memimpin negara tersebut hingga sekitar empat dekade kemudian. Setelah meninggal, posisi Kim Il Sung digantikan putranya, Kim Jung Il .
Ologh Beig Lahir

19 Jumadil Awwal tahun 796 Hijriah, Ologh Beig, ahli astronomi Iran, terlahir ke dunia. Ologh Beig dibesarkan oleh kakeknya, raja Timur Gurgani dan kemudian dia diangkat sebagai raja di kawasan Bainan-Nahrain. Namun berbeda dengan kakeknya, Ologh Beig tidak tertarik pada perluasan kekuasaan dan lebih meminati dunia imu, terutama ilmu astronomi. Pada tahun 824 Hijriah, dia mendirikan sekolah di kota Samarqand di selatan Uzbekistan yang mengajarkan ilmu astronomi. Olog Beig juga mendirikan observatorium di kota tersebut. Hasil penelitian Ologh Beig dalam bidang astronomi dituliskannya dalam buku berjudul “Zij-e Ologh Beig“ atau Penghitungan Lintasan Bintang. Ologh Beig meninggal dunia tahun 853 Hijriah.

Abu Fadhl Suyuthi Meninggal

19 Jumadil Awwal tahun 911 Hijriah, Abu Fadhl Abdurrahman Suyuthi, yang digelari dengan julukan Jalaluddin, seorang ahli fiqih, hadis, dan bahasa terkenal, meninggal dunia di Kairo. Suyuthi dilahirkan tahun 849 Hijriah dan sejak muda telah menghafal Al-Quran. Suyuthi meninggalkan 300 hingga 500 karya penulisan, yang diantaranya berjudul Al-Kitabul Kabir dan Tarikhul Khulafaa’

9 Juli

Argentina Merdeka

9 Juli 1816, Argentina meraih kemerdekannya. Kaum Eropa pertama yang datang ke wilayah Argentina adalah Juan Diaz de Solis dari Spanyol tahun 1516, dan sejak itu, dimulailah migrasi besar-besaran bangsa Spanyol ke Argentina. Argentina pun kemudian dijadikan daerah koloni Spanyol. Sementara itu, penduduk asili Argentina, bangsa Indian Pampas, pada abad ke 19, hampir punah dan sisanya hidup tersingkir. Sejak awal abad ke-19, para imigran Spanyol yang menjadi warga Argentina memulai gerakan revolusioner untuk mendirikan pemerintahan sendiri yang terpisah dari Spanyol. Semantara itu, Spanyol saat itu tengah berperang dengan Inggris dan mulai melemah, sehingga Buenos Aires, ibu kota Argentina, sempat diduduki oleh Inggris. Namun akhirnya, atas perlawanan keras rakyat Argentina, negara ini akhirnya berhasil meraih kemerdekaan.

Perang Arab-Zionis Kembali Meletus

9 Juli 1948, setelah satu bulan gencatan senjata, perang antara Arab dan Zionis kembali meletus. Perang ini diawali oleh didirikannya negara Israel dan rezim Zionis pada bulan Mei tahun 1948 di atas tanah air milik bangsa Palestina. Atas perintah Dewan Keamanan PBB, diadakan gencatan senjata dan dalam waktu satu bulan, rezim Zionis berhasil mengumpulkan persenjataan yang banyak dari negara-negara Barat, terutama AS. Rezim Zionis kemudian memulai kembali perang dan setelah meraih kemenangan besar, rezim ini bersedia menghentikan perang. Pada bulan Januari tahun 1949, perjanjian penghentian perang ditandatangani dan pada saat itu 78 persen tanah Palestina dikuasai oleh rezim Zionis dan 750.000 rakyat Palestina terusir dari tanah mereka dan menjadi pengungsi.

Ghasan Kan’ani Diteror Mosad

9 Juli 1972, Ghasan Kan’ani, seorang penulis pejuang kebebasan Palestina beserta keponakannya, tewas akibat teror agen rahasia Israel, Mosad. Kanani merupakan salah seorang pejabat kelompok sosialis untuk pembebasan Palestina. Ia tewas karena mobilnya meledak di Beirut akibat bom yang diletakkan oleh agen Mosad. Enam belas hari kemudian, sekretaris Kanani, Basam Abu Syarif, juga terkena ledakan bom dan terluka parah. Pembunuhan atas tokoh-tokoh pejuang Palestina yang berada di luar negeri merupakan salah satu metode yang dilakukan rezim Zionis dalam upaya untuk menekan perlawanan bangsa Palestina.
Muhammad bin Hasan Hilli Lahir

20 Jumadil Awwal tahun 682 Hijriah, Muhammad bin Hasan Hilli, seorang ahli fiqih dan peneliti besar muslim, terlahir ke dunia di kota Hillah, Irak. Muhammad bin Hasan Hilli yang dijuluki Fakhrul Muhaqiqin atau kebanggaan para peneliti ini adalah putra dari Allamah Hilli, cendekiawan Islam terkemuka pada zaman itu. Pada usia muda, Fakhrul Muhaqiqin telah berhasil menguasai ilmu-ilmu tingkat tinggi sehingga mencapai derajat mujtahid. Selain terkenal atas ketinggian ilmunya, Fakhrul Muhaqiqin juga dikenal atas ketinggian akhlak dan ketakwaannya. Beliau banyak meninggalkan karya penulisan di antaranya berjudul Syarh Mubadiul Ushul dan Tahsilun-Najah. Fakhrul Muhaqiqin meninggal dunia tahun 771 Hirjriah.

Ibnu Haj Meninggal

20 Jumadil Awwal tahun 737 Hijriah, Abu Adillah Muhammad bin Abdari Fasi, yang terkenal dengan nama Ibnu Haj, seorang ulama fiqih terkemuka, meninggal dunia. Awalnya, Ibnu Haj menuntut ilmu dari ulama-ulama kota Fas di Maroko. Setelah itu, Ibnu Haj pergi ke Kairo dan tinggal di sana hingga akhir hayatnya. Di Kairo, Ibnu Haj mengabdikan hidupnya untuk mengajar ilmu-ilmu agama dan menulis buku-buku, yang paling terkenal di antaranya berjudul “Al-Madkhal”. Dalam buku ini, Ibnu Haj menulsi tentang masalah akhlak, fiqih, sosial, dan ekonomi.

10 Juli

Pulau Islandia Ditemukan

10 Juli 874, pulau Islandia yang terletak di dekat kutub utara, ditemukan oleh para nelayan Norwegia. Sejak itu, pulau itu didatangi oleh orang-orang dari Norwegia dan Skotlandia. Pada tahun 930, rakyat Islandia mulai membentuk sebuah pemerintahan dan parlemen. Sejak tahun 1261, negara ini dikuasai oleh Norwegia tetapi pada tahun 1380, kedua negara tersebut jatuh ke dalam kekuasaan Denmark. Antara tahun 1940-944, Islandia berpindah-pindah dari kekuasaan Inggris, lalu jatuh ke tangan AS, dan akhirnya kembali ke tangan Denmark. Pada tahun 1944, barulah Islandia berhasil meraih kemerdekaannya.

Alaska Ditemukan

10 Juli 1741, kawasan Alaska yang terletak di barat laut Kanada, ditemukan oleh petualang Denmark, Vitus Bering. Pada tahun 1784, kolonialis Rusia mendirikan pemukiman Eropa pertama di pulau Kodiak, di teluk Alaska dan kemudian Rusia memiliki hak monopoli atas Alaska. Pada tahun 1867, AS membeli kawasan Alaska dari Rusia seharga 7 juta 200 ribu dolar AS. Sejak saat itu, Alaska dieksplorasi oleh AS dan mendatangkan uang dalam jumlah besar. Pertama, di sana dibangun pabrik pengalengan ikan salmon. Kemudian, pada awal tahun 1900-an, tambang emas dibuka, dan terakhir, pada tahun 1968, ditemukan cadangan minyak raksasa di Prudhoe Bay, Alaska. Sejak tahun 1959, Alaska secara resmi menjadi negara bagian ke-49 dari Amerika Serikat.
Kurt Alder Lahir

10 Juli 1902, Kurt Alder, seorang kimiawan Jerman peraih Nobel, terlahir ke dunia. Pada tahun 1922, Alder mulai mempelajari kimia di Universitas Berlin. Alder melanjutkan studinya di Universitas Kiel sampai meraih gelar doktor pada tahun 1926 dan kemudian diangkat menjadi dosen di universitas tersebut. Pada tahun 1936, Alder meninggalkan pekerjaannya sebagai dosen karena diangkat sebagai kepala laboratorium perusahaan kimia. Di sana ia bekerja mempersiapkan pembuatan karet sintetik Buna. Pada tahun 1940, Alder ditunjuk sebagai direktur bidang kimia teknologi dan eksperimental di Universitas Cologne. Sepanjang hidupnya, Kurt Alder melakukan berbagai penelitian di bidang kimia yang hasilnya dituliskan dalam makalah-makalah ilmiah yang jumlahnya sekitar 150 buah. Kurt Alder banyak meraih penghargaan, di antaranya the Emil Fischer Memorial Medal dari Asosiasi Kimiawan Jerman dan pad atahun 1950, ia berhasil meraih hadiah Nobel bidang kimia.

Bahama Merdeka

10 Juli 1973, kepulauan Bahama yang terletak di lautan Atlantik, di sebelah timur Amerika, meraih kemerdekaannya. Orang Eropa yang pertama kali datang ke Kepulauan Bahama adalah Christoper Columbus tahun 1492 dan sejak itu, Bahama dijadikan wilayah kekuasaan Spanyol. Penduduk asli Bahama adalah suku Indian Arawak, yang sebagaimana juga terjadi di negara-negara jajahan Eropa lainnya, suku Indian itu akhirnya tersingkir dan punah. Pada tahun 1647, Bahama jatuh ke tangan Inggris dan didirikanlah pemukiman pertama orang Eropa di kepulauan tersebut. Pada tahun 1964, Bahama mendapatkan status otonomi dan barulah pada tahun 1973, meraih kemerdekaan penuh. Bahama kini menjadi salah satu tempat pariwisata terkenal di dunia dan pendapatan devisa terbesar negara ini diperoleh dari sektor pariwisata.

Abul Fatah Ali Matrazi Lahir

21 Jumadil Awwal tahun 610 Hijriah, Burhanuddin Abulfatah Ali Matrazi, ahli fiqih, sastrawan, dan ahli bahasa terkemuka abad ke-7 Hijriah, meninggal dunia. Matrazi merupakan murid terkemuka dan pengganti dari Jarallah Zamakhshari, ulama tafsir dan hadis termasyhur zaman itu. Matrazi menulis berbagai buku, yang paling terkenal di antaranya berjudul “Al-Maghrib fi Lughatil Fiqh.”
11 Juli

Mongolia Merdeka

11 Juli 1921, Mongolia, sebuah negara di Asia Tengah, memproklamasikan kemerdekaannya. Mongolia merupakan negara dengan sejarah yang kuno dan sempat menjadi negara adikuasa pada abad ke-13. Pada massa itu, Mongolia dipimpin oleh Raja Jengis Khan yang berhasil memperluas kekuasaannya dari Asia hingga Eropa. Setelah Jengis Khan meninggal, Mongolia terpecah menjadi dua bagian, yaitu Mongolia Dalam yang dikuasai Cina dan Mongolia Luar. Pada akhir abad ke-17, Mongolia Luar juga jatuh ke tangan Cina. Pada tahun 1911, Mongolia Luar memproklamasikan kemerdekaannya dari Cina, namun tak lama kemudian dicaplok oleh Rusia. Setelah terjadi revolusi komunis di Rusia tahun 1921, Mongolia Luar kembali memproklamasikan kemerdekaannya. Pada tahun 1924, setelah raja Mongolia meninggal dunia, atas provokasi Soviet, negara itu mengubah sistem pemerintahannya dari bentuk kerajaan menjadi Republik Sosialis.
King Peter I Karadjordjevic Lahir

11 Juli 1844, Peter Karadjordjevic atau yang dikenal dengan nama Peter Pertama, Raja Serbia, terlahir ke dunia. Peter menyelesaikan sekolah menengahnya di Beograd dan kemudian meneruskan ke sebuah institut di Jenewa, Swiss. Setelah itu, Peter masuk ke akademi militer di Perancis. Selama ia berada di Paris, Peter aktif menambah pengetahuannya di bidang politik dan militer dan hal ini memperluas wawasannya atas liberalisme, parlementarisme, dan demokrasi. Pada tahun 1868, pada usia 24 tahun, Pangeran Peter telah menerbitkan hasil terjemahannya atas essay karya John Stuart Mill berjudul “Kebebasan” dan isi tulisan itu kemudian menjadi program politiknya. Pada tahun itu pula, terjadi konflik potitik di Serbia, dan dinasti Obrenovic berkuasa di negara tersebut. Pangeran Peter dilarang pulang ke negaranya dan seluruh harta benda keluarganya disita. Peter kemudian melakukan berbagai aksi politik untuk meraih kembali haknya. Pada tahun 1903, Raja Obrenovic dibunuh dan tentara memproklamasikan Pangeran Peter Karadjordjevic sebagai Raja Serbia. Dengan demikian, setelah 45 tahun berlalu, keluarga Karadjordjevic kembali meraih kekuasaannya di Serbia. Raja Peter I meninggal dunia tahun 1921 di Beograd.
Ibnu Abdussalam Meninggal

22 Jumadil Awwal tahun 660 Hijriah, Ibnu Abdussalam, seorang ulama fiqih, hakim, dan khatib kaum muslimin Kairo, meninggal dunia. Sebagian besar masa hidup Ibnu Abdussalam dilalui pada era Perang Salib. Ibnu Abdussalam terjun ke dunia politik dan menggerakkan perjuangan kaum muslimin agar tetap tegak melawan pasukan Kristen Roma. Perjuangan politiknya di masa Perang Salib inilah yang membuat Ibnu Abdussalam terkenal. Ibnu Abdussalam juga meninggalkan beberapa karya penulisan, di antaranya berjudul Al-Fatawaa.

Mirza Husain Dust Muhammad Isfahani lahir

22 Jumadil Awwal tahun 1211 Hijriah, Mirza Husain Dust Muhammad Isfahani, ahli astronomi dan matematikawan terkenal asal Iran, terlahir ke dunia. Mirza Husain Dust Muhammad Isfahani dikenal sebagai penyusun penanggalan untuk masa 87 tahun. Mirza Husain Dust Muhammad Isfahani meninggal dunia di kota Najaf, Irak, pada usia 81 tahun.

12 Juli

Thariq bin Ziyad Masuk ke Spanyol

12 Juli 711, untuk pertama kalinya dalam sejarah Islam, Thariq bin Ziyad bersama sejumlah besar pasukannya, berhasil memasuki wilayah Spanyol. Kemenangan ini menjadi awal dari penaklukan pasukan Islam atas wilayah-wilayah Eropa lainnya. Thariq bin Ziyad masuk ke Spanyol dengan melewati selat di antara Maroko dan Spanyol, yang kemudian diberi nama sesuai dengan namanya, yaitu Jabal Thariq. Selat ini menghubungkan antara Samudera Atlantik dengan Laut Mediterania. Setelah ditaklukkannya Andalusia atau Spanyol, selama 8 abad kaum muslimin berkuasa di wilayah itu dan menyebarkan peradaban Islam di Eropa.
Bandar Iskandariah Dikepung Tentara Salib

12 Juli 1233, pelabuhan Iskandariah di Mesir dikepung oleh kapal-kapal perang Tentara Salib dari Belanda. Pada saat itu, Salahuddin Al-Ayyubi , pahlawan muslim dalam Perang Salib yang merupakan pemimpin di pelabuhan tersebut, sedang tidak berada di tempat tersebut. Namun demikian, pasukan muslimin tetap berjuang keras untuk mempertahankan pelabuhan tersebut. Ketika akhirnya Salahuddin Al-Ayyubi tiba, ia memimpin perlawanan kaum muslimin sampai akhirnya mereka berhasil mengusir tentara Salib.
Hotel Malik Daud Diledakkan Zionis

12 Juli 1946, hotel Malik Daud di Baitul Maqdis Palestina, diledakkan oleh kelompok teroris Zionis yang bernama kelompok Irgun. Hotel Malik Daud itu banyak dikunjungi oleh warga Palestina. Akibat ledakan tersebut, lebih dari 200 warga Palestina tewas. Di antara para korban terdapat 15 orang Yahudi yang merupakan bukti bahwa kelompok teroris Zionis demi mencapai tujuan mereka tidak segan-segan membunuh saudara sebangsa mereka sendiri.
Perlawanan Warga Kota Masyhad Dimulai

12 Juli 1935, warga kota Masyhad di Iran, memulai perlawanan yang terkenal dengan nama “Kebangkitan Masjid Gauharsyad”. Perlawanan ini dilancarkan oleh rakyat kota tersebut dalam rangka menentang keputusan raja Iran saat itu, Syah Reza Pahlevi, yang berlawanan dengan syariat Islam, di antaranya, larangan untuk menggunakan jilbab. Perlawanan rakyat yang dipimpin oleh para ulama ini berpusat di Masjid Gauharsyad yang terletak di sisi makam Imam Ridha a.s. Tentara rezim Syah menghadapi perlawnaan rakyat tersebut dengan represif sehingga banyak warga kota Masyhad yang gugur syahid.
Kudeta AS di Iran Terbongkar

12 Juli 1980, rencana kudeta di Iran yang didalangi AS terbongkar dan berhasil digagalkan oleh tentara Republik Islam Iran. Kudeta ini direncanakan oleh pihak-pihak dalam negeri yang terkait dengan mantan rezim Syah, yang bekerja sama dengan AS, rezim Zionis, dan rezim Ba’ats Irak. Kudeta yang bertujuan untuk menggulingkan Republik Islam Iran yang baru saja berdiri itu, terjadi dua bulan setelah kegagalan AS dalam serangan militernya ke Tabash, di wilayah timur Iran. Para pelaku kudeta ini berencana, dengan berpangkalan di pangkalan angkatan udara Iran “Nuzhe” di dekat kota Hamedan, mereka akan melancarkan serangan milter ke berbagai gedung penting di Teheran, antara lain gedung Radio dan Televisi Iran dan rumah Imam Khomeini. Namun kudeta ini berhasil terbongkar sebelum sempat dilaksanakan.

Sayyidul Ulama Meninggal

23 Jumadil Awwal tahun 1307 Hijriah, Sayyid Muhammad Ibrahim, ulama terkemuka dari India, meninggal dunia. Sayyid Muhammad Ibrahim yang terkenal dengan nama “Sayyidul Ulama” ini merupakan pemimpin agama di sebagian kota-kota di India. Sepanjang hidupnya, Sayyidul Ulama banyak berjuang dalam menyebarkan prinsip dan akidah Islam di India. Beliau juga banyak meninggalkan karya-karya penulisan.

13 Juli

Kota Roma Terbakar

13 Juli tahun 64, terjadilah kebakaran besar di kota Roma. Karena sebagian besar bangunan pada zaman itu terbuat dari kayu, dalam waktu singkat sebagian besar bangunan kota tersebut beserta sejumlah besar warga kota, hangus terbakar. Kebakaran ini dijadikan alasan oleh kaisar Nero untuk menimpakan kesalahan kepada para penganut Kristen dan melakukan pembunuhan massal terhadap mereka. Lebih dari 100 ribu warga Roma menjadi korban kekejaman Kaisar Nero tersebut.
Perjalanan James Cook Berakhir

13 Juli 1771, berakhirlah ekspedisi laut mengelilingi setengah planet bumi yang dipimpin oleh James Cook. Dalam ekspedisi itu, James Cook dan rombongannya yang terdiri dari para ilmuwan, melakukan berbagai penelitian terhadap tumbuh-tumbuhan, hewan-hewan, dan para penduduk di berbagai kawasan. Di antara anggota rombongan James Cook adalah sebuah tim astronom yang meneliti planet Venus. Perjalanan James Cook dan romobongannya memakan waktu selama tiga tahun, yang dimulai sejak tanggal 26 Juli tahun 1768.
Perang Kursk Berakhir

13 Juli 1943, The Battle of Kursk atau Perang Kursk, yang melibatkan dua juta tentara, 6000 tank, dan 5000 pesawat tempur, berakhir dengan kekalahan Jerman. Pertempuran yang terjadi pada era Perang Dunia Kedua ini meletus antara Jerman dan Soviet di dekat kota Kursk, sebelah barat Rusia. Serangan Jerman dimulai pada tanggal 5 Juli dari arah selatan dan utara kota Kursk. Namun, Soviet memiliki fasilitas tank dan pesawat tempur yang lebih besar sehingga 40 persen tank-tank Jerman berhasil dihancurkan. Akhirnya komandan pasukan Jerman, Marshal Gunther von Kluge, menarik mundur pasukannya. Perang di Kursk ini merupakan pertempuran dengan menggunakan tank terbanyak dalam sejarah.

Kennedy Terpilih Sebagai Kandidat Presiden

13 Juli 1960, Senator John F. Kenedy terpilih sebagai kandidat presiden dari Partai Demokrat. Empat bulan kemudian, dalam pemilu kepresidenan AS, Kennedy memenangkan 49,7 persen suara dan mengalahkan rivalnya dari Partai Republik, Richard Nixon. Pada tanggal 20 January 1961, Kennedy diambil sumpahnya sebagai presiden AS ke-35 dan menjadi presiden termuda dalam sejarah AS. Dalam pengangkatannya sebagai presiden, Kennedy menyampaikan pidatonya yang terkenal, yang di antaranya berbunyi “Jangan tanyakan apa yang telah dilakukan negara untuk dirimu, tetapi tanyakan apa yang telah kau lakukan untuk negaramu.” Tiga tahun kemudian, pada bulan November 1963, Kennedy tewas dibunuh.

Mirza Nasrullah Malikul Mutakallimin Ditangkap

24 Jumadil Awwal tahun 1326 Hijriah, Mirza Nashrullah Malikul Mutakallimin, penulis dan pejuang dalam melawan despotisme kerajaan di Iran, ditangkap oleh antek-antek Raja Syah Muhamad Ali Qajar. Beberapa waktu kemudian, dia pun tewas dibunuh. Malikul Mutakklimin terlahir ke dunia pada tahun 1277 Hijriah di Isfahan, Iran. Pada usia ke-22 tahun, dia melakukan perjalanan ke India. Penderitaan rakyat India yang dijajah oleh Inggris menimbulkan pengaruh besar dalam jiwanya sehingga ia kemudian menulis buku pertamanya yang berjudul Minal Khalq ilal Haq. Buku ini mendapat sambutan luas dari rakyat dan ulama India, namun menimbulkan kemarahan dari pemerintah India dan kolonialis Inggris. Akibatnya, Malikul Mutakallimin pun diusir kembali ke Iran. Dia kemudian aktif memberikan pidato-pidato yang menentang pemerintahan Syah Muhammad Ali Qajar, sehingga akhirnya ditangkap dan dibunuh.

14 Juli

Penjara Bastille Diserbu Warga Paris

14 Juli tahun 1789, warga Paris menyerbu Bastille, sebuah penjara yang menjadi simbol tirani kerajaan Dinasti Bourbon. Aksi dramatis ini menandai dimulainya Revolusi Perancis. Bastille dibangun pada tahun 1370 sebagai benteng untuk melindungi kota Paris dari serangan Inggris. Pada abad ke-17, Bastille untuk pertama kalinya digunakan sebagai penjara tempat menahan para penjahat kelas atas, tahanan politik, dan mata-mata. Sebagian besar tahanan langsung dipenjara tanpa melalui pengadilan atas perintah raja. Menjelang musim panas tahun 1789, proses pergolakan revolusi di Perancis semakin menghebat seiring dengan kekurangan makanan yang diderita rakyat tahun itu.

Penyerbuan dan pendudukan atas penjara Bastille menandai berakhirnya rezim monarkhi dan memberikan momentum bagi kelanjutan revolusi Perancis. Para pejuang revolusi yang didukung oleh empat perlima tentara Perancis akhirnya berhasil menguasai kota Paris dan sekitarnya lalu memaksa Raja Louis XVI untuk menerima pemerintahan konstitusional. Pada tahun 1792, sistem kerajaan dihapuskan dan Raja Louis beserta istrinya, Marie-Antoinette, dihukum pancung. Atas perintah pemerintahan baru, penjara Bastille diruntuhkan dan tanggal 14 Juli setiap tahun diperingati sebagai hari libur nasional dengan nama Hari Bastille.
Periode Pertama Majelis Ahli Iran Dimulai

14 Juli 1983, dimulailah periode pertama masa bakti Majelis Ahli Republik Islam Iran. Majelis Ahli adalah sebuah lembaga yang terdiri dari para ulama besar yang langsung dipilih oleh rakyat. Tugas terpenting dari Majelis Ahli ini adalah memilih salah seorang di antara mereka sendiri untuk diangkat sebagai Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran atau Rahbar, dan menjadi pengawas dari pelaksanaan tugas Rahbar terpilih tersebut. Anggota Majelis Ahli dipilih oleh rakyat setiap delapan tahun sekali.
Doktor Mahdi Shirazi Meninggal

14 Juli 1986, Doktor Mahdi Hamidi Shirazi, seorang penyair, penulis, dan peneliti kontemporer Iran, meninggal dunia. Mahdi Hamidi Shirazi terlahir ke dunia pada tahun 1914 di kota Shiraz. Ia meraih gelar doktor di bidang bahasa dan sastra Persia. Doktor Shirazi banyak menulis buku-buku mengenai sastra Persia, di antaranya tentang pengenalan aliran-aliran sastra, kritik, sejarah, dan seni syair. Lautan Mutiara dan Bisikan Malam merupakan di antara judul-judul buku karya Doktor Shirazi
Kerajaan Irak Dikudeta

14 Juli 1958, pemerintahan kerajaan di Irak digulingkan oleh kudeta militer yang dipimpin oleh Jenderal Abdul Karim Qasim. Sejak itu pula, sistem pemerintahan Irak diubah menjadi sistem republik. Dalam kudeta ini, Raja Faisal Kedua, putra mahkota Pangeran Abdullah, dan perdana menteri Nuri Said, beserta sejumlah pendukung kerajaan lainya tewas dibunuh. Jenderal Abdul Karim Qasim berkuasa di Irak hingga tahun 1963 ketika ia tewas dibunuh dalam kudeta yang dilakukan oleh teman dekatnya sendiri, Abdus-Salam Arif.

Ayatullah Qumi Meninggal

25 Jumadil Awwal tahun 1370 Hijriah, Ayatullah Mirza Muhammad Feidh Qummi, seorang ulama dan marja’ taqlid kaum muslimin, meninggal dunia di kota Qom, Iran. Beliau dilahirkan di kota Qom dan menuntut ilmu di hauzah ilmiah kota Qom, lalu melanjutkan pendidikannya ke hauzah ilmiah di Najaf, Irak. Pada tahun 1333 Hijriah, Ayatullah Qummi kembali dari Najaf dan mengabdikan hidupnya untuk mengajar di hauzah ilmiah di kota Qum.

15 Juli

Jean Bertrand Aristide Lahir

15 Juli tahun 1953, Jean-Bertrand Aristide, mantan Presiden Haiti, terlahir ke dunia. Aristide menuntut ilmu di bidang psikologi dan kemudian belajar teologi di Roma dan Israel. Pada tahun 1983, Aristide kembali ke Haiti sebagai pendeta Katolik yang aktif menentang rezim Duvalier yang berkuasa di Haiti saat itu. Pada tahun 1990, Aristide terpilih sebagai Presiden Haiti dengan suara mayoritas dalam pemilu. Namun setahun kemudian, dia dikudeta oleh militer dan terpaksa mengungsi ke AS. Pada tahun 1994, atas bantuan AS, Aristide berhasil merebut kembali kekuasaannya. Namun, akhirnya di tahun 2004, AS pulalah yang mendukung gerakan pemberontakan rakyat Haiti melawan Aristide. Akibatnya, pada tanggal 29 Februari 2004, Aristide terpaksa mengungsi ke Republik Afrika Tengah ketika pemberontakan dan kekacauan politik di negaranya tak terbendung lagi.

Meskipun telah merdeka dari Perancis selama 200 tahun, namun Haiti tidak pernah luput dari pertikaian politik dalam negeri yang terkadang diwarnai dengan pertikaian berdarah. Negara dengan penduduk 8,3 juta orang itu dikategorikan sebagai negara miskin karena pendapatan perkapita rakyatnya sekitar 100 dolar AS/tahun. Tingkat penganggguran mencapai 70 persen dan jumlah penduduk yang hidup di bawah garis kemiskinan sekitar 80 persen.

Rembrandt Lahir

15 Juli 1606, Rembrandt van Rijn, pelukis besar Belanda, terlahir ke dunia di kota Leiden. Selama hidupnya, Rembrandt menghasilkan lebih dari 600 lukisan, sebagian besarnya berupa lukisan potret yang kaya warna serta penuh permainan bayangan dan cahaya yang dramatis. Rembrandt belajar melukis dari beberapa guru, di antaranya seorang pelukis Amsterdam, Pieter Lastman, yang membuatnya tertarik pada tema-tema Injil, mitos, dan sejarah. Rembrandt juga sangat terpengaruh oleh pelukis Italia, Caravaggio, yang memiliki teknik penggunaan cahaya dan bayangan yang kuat, yang menjadi pusat dari karya-karya Rembrandt. Pada usia 22 tahun, Rembrandt telah berhasil membangun gaya lukisannya sendiri. Pada tahun 1631, ia pindah ke Amsterdam dan mulai terkenal sebagai pelukis potret. Ia akhirnya memiliki studio lukis besar dengan beberapa asisten. Namun, menjelang tahun 1950-an, gaya lukisan potret Rembrandt mulai kurang populer sehingga ia mengalami kebangrutan. Namun, Rembrandt tetap aktif melukis karya-karya monumentalnya. Karya-karya Rembrandt yang menjadi terkenal pada abad 20-an sebagian besar berasal dari masa-masa sulit kehidupannya tersebut, di antaranya berjudul Bathsheba Rembrandt meninggal dunia tahun 1669.
Kaisar Constantius II Meninggal

15 Juli 668, Constantius II, kaisar Roma, putra dari Kaisar Constantius I, meninggal dunia. Constantius II naik tahta pada tahun 337 ketika ayahnya meninggal. Pada saat itu, kekaisaran Roma terpecah-pecah dan Constantius II diserahi kekuasaan atas Asia kecil, Syria, dan Mesir, sementera saudaranya Constans I and Constantine II, menguasai wilayah-wilayah lainnya. Constantius II meraih kepopuleran ketika berhasil mengalahkan raja Persia. Namun akhirnya, Kaisar Constantius II tewas dalam serangan tentara Persia di Cilicia. Sebelum meninggal, ia mengangkat Julian, sepupunya, sebagai penggantinya.
Ayatullah Behbahani Gugur Syahid

15 Juli 1910, Ayatullah Sayyid Abdullah Behbahani, seorang ulama terkemuka Iran dan salah satu pemimpin dalam Revolusi Konstitusional Iran, gugur syahid dibunuh antek-antek pemerintah despotik. Sayyid Behbahani lahir di kota Najaf dan menuntut ilmu-ilmu agama dari ayah beliau yang juga merupakan seorang ulama pejuang, Sayyid Ismail Mujtahid Behbahani. Selain itu, Sayyid Behbahani juga belajar dari ulama-ulama besar lainnya seperti Mirza Hasan Shirazi. Sebelum dimulainya Revolusi Konstitusional, Ayatullah Behbahani telah aktif berjuang untuk memperbaiki situasi politik di Iran. Kemudian, Ayatullah Behbahani bergabung dengan ulama-ulama Iran lainnya untuk berjuang menegakkan konstitusi dalam sistem kerajaan di Iran yang sebelumnya bersifat aboslut dan diktator.

16 Juli

Penyakit Parkinson Dikenali

16 Juli tahun 1890, gejala-gejala penyakit Parkinson dikenali oleh seorang dokter bernama James Parkinson. Penyakit ini ditandai dengan munculnya gejala-gejala tremor atau bergetarnya tangan atau kaki pada saat diam, gerakan yang lebih lamban dari kondisi normal, tubuh kaku, dan hilangnya kestabilan postur. Parkinson disebabkan oleh rusaknya sel-sel otak, tepatnya di substansi nigra, yaitu suatu kelompok sel yang mengatur gerakan-gerakan yang tidak dikehendaki. Akibatnya, penderita tidak bisa menahan gerakan-gerakan yang tidak disadarinya. Hingga kini, mekanisme penyakit ini masih belum diketahui secara sempurna. Hal-hal yang diduga bisa menyebabkan Parkinson adalah genetika atau keturunan, kontaminasi pestisida dan sampah, trauma yang terus-menerus seperti pada petinju, serta kekurangan oksigen pada otak akibat penyakit seperti stroke, tumor otak, atau TBC.
Uji Coba Bom Atom Pertama

16 Juli 1945, dilakukanlah ujicoba terhadap bom atom pertama yang diproduksi oleh AS dengan peledakan bom tersebut di kawasan New Mexico. Rencana untuk membuat bom uranium oleh negara-negara Sekutu dimulai sejak tahun 1939 ketika Albert Einstein menulis surat kepada Presiden AS saat itu, Franklin Roosevelt, menyampaikan teori bahwa reaksi rantai nuklir yang tidak terkontrol memiliki potensi besar untuk dijadikan senjata pembunuh massal. Akhirnya tahun 1940 pemerintah AS menyetujui dana sebesar 6000 dolar untuk membiayai pembuatan bom atom itu. Proyek yang disebut sebagai Proyek Manhattan itu akhirnya mencapai hasil lima tahun kemudian dengan dana yang membengkak hingga 2 juta dollar. Pertanyaan selanjutnya adalah kepada siapa bom itu akan dijatuhkan? Target semula adalah Jerman, namun karena Jerman telah menyerah dalam Perang Dunia II, akhirnya pada bulan Agustus 1945, Jepang menjadi korban dari serangan bom atom generasi pertama tersebut.
Saddam Menggulingkan Presiden Bakr

16 Juli 1979, Saddam menggulingkan Presiden Irak saat itu, Hassan Al- Bakr dan mengangkat dirinya sebagai presiden baru Irak sekaligus sebagai Sekjen Partai Ba’ath. Aktivitas politik Saddam dimulai sejak masa remaja dengan bergabung ke dalam Partai Sosialis Ba’ath. Ia kemudian dipenjarakan karena terlibat dalam usaha pembunuhan atas PM Abdul-Karim Qassim. Pada tahun 1960, Saddam melarikan diri ke Syria, kemudian ke Mesir dan di sana ia menyelesaikan pendidikan SMA-nya. Pada tahun itu pula, pengadilan Irak menjatuhinya hukuman mati in absentia. Sambil mneruskan pendidikan di fakultas hukum, Saddam meneruskan aktivitas militernya. Pada tahun 1968, Saddam telah menjadai salah satu pimpinan di Partai Ba’ath dan terlibat dalam penggulingan Presiden Abdul Rahman Arif. Jabatan Presiden Irak kemudian dipegang Hassan Al-Bakr dan Saddam ditunjuk sebagai wakil presiden. Akhirnya, pada tahun 1979, Saddam menggulingkan Hasan Al-Bakr dan ia menjalankan kekuasaan tangan besinya di Irak hingga tahun 2003, ketika ia digulingkan oleh AS.
Ayatullah Shustari Jazairy Meninggal

16 Juli 1994, Ayatullah Shustari Jazairy, seorang ulama, ahli astronomi, dan penyair Iran, meninggal dunia. Ayatullah Shustari Jazairy belajar ilmu Al-Quran, matematika, dan astronomi dari ayah beliau. Beliau kemudian menuntut ilmu dari ulama-ulama besar lainnya di hauzah ilmiah Qom, Iran, di antaranya Ayatullah Hairi Yazdi, sampai akhirnya mencapai derajat mujtahid. Selain mengabdikan hidupnya untuk menimba ilmu, melakukan penelitian, dan mengajar, Ayatullah Shustari Jazairy juga aktif dalam perjuangan menentang rezim Syah Pahlevi yang despotik.
Abdul Karim Halabi Meninggal

27 Jumadil Awwal 1178 Hijriah, Abdul Karim Halabi seorang ulama hadis terkemuka, meninggal dunia. Abdul Karim Halabi berasal dari kota Halb, Suriah. Halabi menuntut ilmu fiqih, ushul fiqih, tafsir, hadis, dan ilmu-ilmu lainnya dari ayahnya sendiri dan dari ulama-ulama besar pada zaman tersebut. Halabi kemudian menderita kebutaan, namun tetap menekuni dunia ilmu hadis. Dia meninggalkan banyak karya penulisan, di antaranya berjudul “Ad-Iyatus-Safar”.

17 Juli

Adam Smith Meninggal Dunia

17 Juli tahun 1790, Adam Smith, seorang filsuf dan ahli ekonomi Skotlandia, meninggal dunia. Smith dilahirkan di tahun 1723 di Skotlandia dan menuntut ilmu di Universitas Glasgow serta Universitas Oxford. Setelah lulus, Adam Smith mengajar filsafat di Universitas Glasgow sambil mengadakan penelitian terhadap berbagai masalah ekonomi. Ia kemudian menulis buku berjudul The Wealth of Nations atau “Kemakmuran Bangsa-Bangsa” yang membuatnya menjadi terkenal ke seluruh dunia sebagai ahli ekonomi. Bahkan, Adam Smith kemudian digelari sebagai Bapak Ilmu Ekonomi. Pandangan ekonomi Adam Smith didasarkan kepada kebebasan ekonomi dan pembagian kerja atau spesialisasi.
Roger Garaudy Lahir

17 Juli 1913, Profesor Roger Garaudy, seorang fisluf Perancis yang terkenal atas pembelaannya terhadap dunia Islam terlahir ke dunia. Garaudy meraih gelar doktor dalam tiga bidang, filsafat, sastra dan sufistik, serta budaya dan peradaban. Selama 36 tahun, Garaudy pernah menjadi anggota Partai Komunis Perancis. Namun demikian, Garaudy terus mengadakan penelitian, sampai akhirnya ia mengenal dan menerima kebenaran Islam. Di antara faktor yang menimbulkan ketertarikannya kepada Islam adalah kemenangan Revolusi Islam di Iran tahun 1979. Sejak saat itu, Garaudy aktif menulis berbagai buku yang membela Islam dan membongkar kejahatan rezim Zionis, di antaranya berjudul The Founding Myths of Israel Politics atau “Mitos-Mitos Yang Membangun Politik Israel”. Akibatnya, kaum Zionis berkali-kali melemparkan tuduhan anti-Semit terhadap Garaudy. Dia bahkan sempat diseret ke pengadilan atas tulisannya yang menyatakan bahwa fakta yang selama ini digembar-gemborkan kaum Zionis tentang pembunuhan enam juta warga Yahudi oleh Hitler adalah sebuah kebohongan. Meskipun pernyataan Garaudy itu didasarkan pada berbagai dokumen yang jelas dan logis, namun pengadilan Perancis yang berada di bawah tekanan Zionis akhirnya menjatuhkan hukuman denda ribuan Frank terhadap Garaudy.
Khan Muhammad Daud Melakukan Kudeta

17 Juli 1973, Panglima Khan Muhammad Daud dari Afganistan melancarkan kudeta terhadap terhadap Raja Muhammad Zahir, dengan dukungan dari Uni Sovyet. Khan Muhamamd Daud kemudian membubarkan sistem kerajaan di Afganistan dan mendirikan negara republik. Dua tahun kemudian, Khan Muhamad Daud mengangkat dirinya sebagai Presiden Afganistan dan melakukan berbagai tindakan represif terhadap rakyat negara itu yang mengadakan perlawanan terhadap dirinya. Pada masa pemerintahannya, pengaruh Sovyet semakin menguat di Afganistan. Namun, tiga tahun kemudian, justru Sovyet pula yang mendalangi kudeta terhadap Khan Muhamamd Daud melalui tangan Nur Muhammad Turki.
Ibnu Rumi Meninggal

28 Jumadil Awwal 283 Hijriah, Ibnu Rumi, penyair muslim yang hingga kini karya-karyanya masih terus dibaca oleh orang-orang dari berbagai penjuru dunia, meninggal dunia. Ibnu Rumi dilahirkan pada tahun 221 Hijriah di kota Bagdad. Ibunya adalah keturunan Iran sedangkan ayahnya adalah berasal dari Romawi. Ibnu Rumi sejak usia muda telah mempelajari berbagai ilmu-ilmu yang berkembang di zamannya dan mulai menyusun syair-syairnya. Syair-syair karya Rumi banyak mencerminkan situasi sosial yang terjadi pada zamannya dan di dalamnya, Rumi banyak memberikan kritikan serta pandangan pribadinya. Syair-syair Rumi dibukukan dalam kitab berjudul Diwan Ibnu Rumi oleh para murid-muridnya.

18 Juli

Perang Inggris-Denmark Dimulai

18 Juli tahun 871, dimulailah perang antara Inggris dan Denmark yang berlangsung hingga 25 tahun kemudian. Perang ini dimulai dengan serangan Denmark terhadap Inggris yang dalam waktu singkat berhasil menduduki sebagian wilayah Inggris. Namun, perang terus berlanjut dan ketika berakhir 25 tahun kemudian, yaitu tanggal 9 Januari 896, kemenangan berada di tangan Inggris yang dipimpin oleh Raja Alfred.
Galaksi Bimasakti Ditemukan

18 Juli 1783, William Hershel, seorang astronom Inggris, berhasil mengidentifikasi Galaksi Bimasakti atau Milky-way. Dengan teleskop hasil buatannya sendiri, Hershel berhasil menemukan bahwa Galaksi Bimasakti tersusun dari milyaran bintang, sedangkan tata surya, yaitu matahari dan planet-planet yang mengelilinginya hanya satu bagian yang sangat kecil dari galaksi tersebut. Penelitian selanjutnya menemukan bahwa Galaksi Bimasakti terdiri dari 400 milyar bintang dengan garis tengah sekitar 130.000 tahun cahaya, sementara satu tahun cahaya sama dengan 9500 milyar kilometer. Galaksi Bimasakti jika dilihat dari samping berbentuk seperti cakram dan dari atas seperti spiral. Matahari yang menjadi pusat peredaran bumi dan planet-planet lain di tata surya, letaknya sekitar 40.000 tahun cahaya dari pusat Bimasakti.
Alexander Dumas (Senior) Lahir

18 Juli 1802, Alexander Dumas (baca: duma), atau yang dikenal dengan Dumas senior, seorang penulis Perancis terkenal, terlahir ke dunia. Dumas lahir dalam keluarga yang miskin sehingga ia tidak bisa mencapai pendidikan tinggi. Pada usia remaja, Dumas mulai bekerja sebagai pelayan. Ia kemudian tertarik pada karya-karya Shakespeare dan Sir Walter Scott, serta karya-karya para penulis Perancis. Kemudian, Dumas mulai menulis naskah-naskah drama. Pada tahun 1844, Alexander Dumas Senior menerbitkan novel legendarisnya berjudul The Three Musketeers. Selanjutnya, ia menulis banyak novel yang mencapai kesuksesan. Namun, di akhir hidupnya, Dumas senior mengalami kebangkrutan. Pada tahun 1870, ia meninggal di rumah anaknya, yang juga berprofesi sebagai novelis dan penulis naskah drama, yaitu Alexander Dumas (Yunior).
Perang Saudara di Spanyol Dimulai

18 Juli 1936, perang saudara di Spanyol meletus antara kelompok kanan melawan pemerintahan yang beraliran sosialuis. Perang itu dimulai setelah Jenderal Franco menyerukan seluruh tentara Spanyol untuk bergabung menggulingkan pemerintahan Spanyol saat itu. Jerman dan Italia mendukung Franco dengan pesawat, tank, dan persenjataan, sedangkan Uni Soviet mendukung pemerintah dan kelompok sosialis. Pada bulan Januari 1939, ibu kota Spanyol, Barcelona, berhasil direbut pasukan pemberontak dan tak lama kemudian, seluruh Spanyol jatuh ke tangan mereka. Pada tanggal 28 Maret 1939, perang berakhir dengan menyerahnya kubu pemerintah, atau yang disebut juga sebagai kubu Republik. Perang ini mengorbankan lebih dari sejuta nyawa dan Jenderal Franco berkuasa di Spanyol dengan tangan besi sampai ia meninggal pada tahun 1975.
Abdul Baqi bin Sulaiman Faruqi Meninggal
28 Jumadil Awwal 1279 Hijriah, Abdul Baqi bin Sulaiman Faruqi, seorang sastrawan dan penyair Arab terkemuka,meninggal dunia. Abdul Baqi mulai menyusun syair-syair yang indah sejak usia muda. Abdul Baqi merupakan seorang pencinta keluarga Rasulullah SAWW dan kecintaannya itu banyak tercermin dalam syair-syairnya. Abdul Baqi bin Sulaiman Faruqi meninggalkan beberapa buku berisi puji-pujian terhadap Ahlul Bait Rasulullah SAWW, di antaranya berjudul Al-Baqiyaatus-Shaalihaat.

19 Juli

Herman Staudinger Lahir

19 Juli tahun 1881, Herman Staudinger, seorang kimiawan terkenal Jerman, terlahir ke dunia di kota Worms. Ayahnya adalah seorang dokter dan Herman memiliki kesempatan untuk menuntut ilmu sampai ke tingkat universitas. Herman Staudinger lulus dari Universitas Halle pada tahun 1903 dan diangkat sebagai dosen pada Universitas Strasbourg pada tahun 1907. Selanjutnya, Herman mengajar ilmu kimia di beberapa universitas lainnya dan akhirnya diangkat sebagai Kepala Institut Ppenelitian Nasional di Bidang Kimia Makromolekular. Pada tahun 1953, Herman Staudinger dianugerahi Hadiah Nobel di bidang kimia atas penemuan-penemuannya di bidang kimia makromolekular. Staudinger menerbitkan buku dan makalah ilmiah dalam jumlah yang sangat banyak. Khusus di bidang makromolekular, Staudinger menulis lebih dari 500 makalah ilmiah, di samping beberapa buku. Staudinger meninggal dunia tahun 1965 pada usia 84 tahun.
Gerakan Sandinista Menang

19 Juli 1979, perlawanan rakyat Nikaragua yang dipimpin oleh gerakan Sandinista, berhasil mencapai kemenangan dengan tergulingnya pemerintahan Anastasio Somoza Debayle. Sebelumnya, Presiden Nikaragua adalah Jenderal Anastasio Somoza yang tewas tertembak tahun 1956. Ia digantikan oleh anaknya, Luis Somoza. Pada tahun 1967, Luis Somoza digantikan oleh adiknya, Anastasio Somoza Debayle yang mendapat dukungan dari AS. Ketidakpuasan yang timbul di tengah-tengah rakyat memicu gerakan perlawanan dan kelompok gerilyawan Sandinista yang berhaluan kiri merupakan kelompok yang berjuang di garis depan dalam usaha penggulingan kekuasaan Somoza. Dalam gerakan perlawanan rakyat ini, 40.000 orang tewas dan lebih dari 200.000 lainnya kehilangan tempat tinggal. Setelah kemenangan Sandinista, AS mengorganisasi gerakan anti-Sandinista atau gerakan Contra, yang dananya diambil dari penjualan senjata AS kepada Iran, sehingga memunculkan skandal besar dalam dunia politik AS yang disebut sebagai “Skandal Iran-Contra”.
Jalaluddin Humai Meninggal

19 Juli 1980, Jalaluddin Huma’i, cendikiawan dan sastrawan Iran terkenal, meninggal dunia. Huma’i dilahirkan pada tahun1899 di kota Isfahan, Iran. Sejak usia lima tahun, Huma’i mulai menuntut ilmu-ilmu agama dari ayahnya sendiri, sampai akhirnya mencapai derajat mujtahid. Selain itu, Huma’i menguasai ilmu sastra, filsafat, dan astronomi. Selanjutnya, Jalaluddin Huma’i mengabdikan hidupnya untuk mengajar dan menulis buku. Karya-karya penulisan yang ditinggalkan Jalaluddin Huma’i antara lain berjudul “Sejarah Kesusastraan Iran”.
Ayatullah Zanjani Meninggal

1 Jumadits-Tsani 1360 Hijriah, Ayatullah Zanjani, seorang ulama besar muslim, meninggal dunia pada usia 51 tahun. Beliau dilahirkan di kota Zanjan dan sejak muda telah mulai menuntut ilmu-ilmu agama, serta ilmu sastra, filsafat, dan teologi. Ayatullah Zanjani kemudian melanjutkan pendidikannya ke hauzah ilmiah di kota Najaf, Irak hingga mencapai derajat mujtahid. Seusai menempuh pendidikan di Najaf, Ayatullah Zanjani melakukan perjalanan ke Mekah, Palestina, Suriah, dan Mesir dengan tujuan untuk berdakwah dan melakukan penelitian. Karya-karya penulisan yang ditinggalkan Ayatullah Zanjani antara lain berjudul Tarikhul Qura” dan Adzimat Husain ibni Ali a.s.

20 Juli

Kolombia Merdeka

20 Juli tahun 1810, Kolombia memproklamasikan kemerdekaannya. Para imperialis Spanyol mulai menginjakkan kaki di wilayah Kolombia pada akhir abad ke-15 dan sejak itu, Kolombia dijajah oleh Spanyol. Penduduk asli Kolombia adalah bangsa Indian yang telah hidup di sana sejak 5000 tahun sebelum Masehi. Sejak Kolombia dijajah Spanyol, para imigran Eropa berdatangan ke wilayah itu dan penduduk pribumi pun tersingkir. Pada abad ke 19, Napoleon menyerbu Spanyol dan kesempatan itu digunakan oleh para penduduk imigran di negara-negara Amerika Latin untuk mengusir tentara imperialis Spanyol dan mendirikan pemerintahan sendiri. Hal yang sama terjadi pula di Kolombia, yang merdeka dengan nama republik Kolombia Raya yang meliputi Kolombia, Venezuela, dan Ekuador. Namun akhirnya pada tahun 1830, Kolombia Raya pecah dan masing-masing anggotanya mendirikan negara terpisah.
Bernard Riemann Meninggal Dunia

20 Juli 1866, Bernard Riemann, seorang matematikawan terkenal Jerman, meninggal dunia akibat penyakit TBC. Bernard Riemann melewati pendidikan menengahnya di Johanneum Gymnasium dan pada saat itu, ia menunjukkan minat dan kemampuan yang besar pada bidang matematika dengan mampu menyelesaikan buku teori angka setebal 900 halaman hanya dalam waktu enam hari. Pada tahun 1846, Riemann masuk universitas Gottingen di jurusan teologi, namun akhirnya pindah ke jurusan filsafat agar bisa lebih banyak mempelajari matematika. Salah satu keberhasilan Reimann adalah menemukan dasar-dasar relativitas umum. Riemann juga membangun teori bentuk kuadrat.
Marconi Meninggal

20 Juli 1937, Guglielmo Marconi, penemu teknik pengiriman pesan lewat gelombang radio, meninggal dunia. Marconi dilahirkan tahun 1874 di Bologna Italia. Sejak muda, Marconi telah tertarik pada bidang fisika dan elektronika dan mempelajari karya-karya fisikawan terkenal, seperti Maxwell dan Hertz. Pada tahun 1895, dia memulai eksperimennya sendiri dan berhasil mengirimkan sinyal melalui gelombang radio dengan jarak satu setengah mil. Selanjutnya, penemuan itu terus dikembangkan Marconi dan pada tahun 1932, ia berhasil menemukan sistem radio-telefon.
Harun Al-Rasyid Meninggal

2 Jumadits-Tsani 193 Hijriah, Harun Al-Rasyid, salah seorang khalifah dari Bani Abbasiah, meninggal dunia. Harun Al-Rasyid meraih kekuasaan pada tahun 170 Hijriah. Pada awalnya, Al-Rasyid banyak dipengaruhi oleh ibunya, dan sepeninggal ibunya, Al-Rasydi mengangkat Yahya Barmaki sebagai perdana menteri. Sejak saat itu, kekuasaan secara de facto berada di bawah pengaruh perdana menterinya tersebut. Sepanjang masa kekuasaannya, Harun Al-Rasyid banyak membunuh atau memenjarakan Ahlul Bait atau keturunan Rasulullah serta para pendukung mereka. Di antara korban kekejaman Harun Al-Rasyid adalah Imam Musa Kadzim a.s. yang dipenjara selama bertahun-tahun sampai akhirnya gugur syahid di dalam penjara. Harun Al-Rasyid tewas terbunuh di saat ia berada di Khurasan, Iran, untuk membasmi gerakan pemberontakan kaum muslimin.
21 Juli

Demonstrasi Rakyat Iran Memprotes PM Iran

21 Juli tahun 1952, rakyat Iran mengadakan demonstrasi besar-besaran memprotes PM baru Iran, Qawamus-Salthanah. Menyusul pengunduran diri Perdana Menteri Musadeq atas tekanan rezim Shah, posisinya digantikan oleh Qawamus-Salthanah yang merupakan perpanjangan tangan Shah Pahlevi dan kekuatan asing. PM baru ini segera mengeluarkan kebijakan-kebijakan yang bertentangan dengan Islam. Salah seorang ulama besar Iran, Ayatullah Kashani, mengeluarkan pernyataan protes terhadap PM baru Iran itu dan rakyat Iran menyambutnya dengan demonstrasi besar-besaran di berbagai kota. Meskipun awalnya rezim Shah menghadapi demonstrasi ini dengan kekerasan, namun akhirnya, mereka menyerah dan Musadeq kembali diangkat sebagai perdana menteri. Namun 13 bulan kemudian, Musadeq digulingkan oleh kudeta yang didalangi AS.
Perjanjian Perancis-Vietnam Ditandatangani

21 Juli 1945, perjanjian penghentian perang antara Perancis dan Vietnam ditandatangani di akhir konferensi Jenewa yang juga dihadiri oleh wakil-wakil dari AS, Inggris, Cina, dan Soviet. Perjanjian ini menyusul kalahnya Perancis di Vietnam berkat perlawanan gigih tentara Vietnam dalam pertempuran Dien Bien Phu. Namun, atas tekanan AS, dalam perjanjian itu juga disepakati tentang pembagian wilayah Vietnam hingga tahun 1956 dan perintah agar seluruh tentara asing angkat kaki dari Vietnam. Berlawanan dengan isi perjanjian itu, AS malah mengirimkan pasukannya ke Vietnam dan mendukung pendirian negara Vietnam Selatan. Akibatnya, pecah perang antara tentara Vietnam Utara melawan tentara Vietnam Selatan yang didukung AS. Perang ini berakhir pada tahun 1975 dengan kekalahan Vietnam Utara dan AS. Selanjutnya, Vietnam kembali bersatu dalam Republik Sosialis Vietnam.
Gemini X Mendarat Kembali di Bumi
21 Juli 1966, pesawat ulang-alik Gemini X yang diawaki oleh John W. Young dan Michael Collins, setelah terbang selama 70 jam di luar angkasa, akhirnya mendarat kembali ke bumi. Proyek Gemini adalah program antariksa AS yang diluncurkan sejak tahun 1962 dan terdiri dari 12 penerbangan. Tujuan dari program Gemini antara lain adalah untuk menguji coba ketahanan manusia dalam melakukan penerbangan ke luar angkasa dalam jangka waktu dua minggu serta menyempurnakan metode untuk memasuki atmosfer dan melakukan pendaratan. Proyek Gemini merupakan pendahuluan dari Proyek Apolo.

Fathimah Az-Zahra Gugur Syahid

3 Jumadits-Tsani tahun 11 Hijriah, Sayyidah Fathimah Az-Zahra (s.a), putri Rasulullah SAWW, gugur syahid dalam usia 18 tahun. Sayyidah Zahra lahir ke dunia lima tahun setelah Muhammad SAWW diangkat sebagai Rasul. Ketika ibunda Fahimah a.s., yaitu Khadijah wafat, beliau menjadi pendamping setia Rasulullah dalam penyebaran ajaran Islam sampai-sampai dijuluki sebagai ummu abiiha atau “ibu dari ayahnya”. Di bawah bimbingan ayah beliau, Sayyidah Fathimah mencapai keilmuan dan ketakwaan yang sangat tinggi. Sayyidah Fathimah dikenal sebagai seorang perempuan yang tekun beribadah, penyabar, serta suka bersedekah. Salah satu di antara wasiat fathimah Az-Zahra (s.a.) adalah sbb., “Orang yang beriman kepada Allah dan hari kiamat haruslah berkata-kata yang baik atau diam, karena Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik dan bertakwa serta membenci orang-orang yang buruk dalam berkata-kata.”

22 Juli

Johann Sebastian Bach Meninggal

22 Juli tahun 1750, Johann Sebastian Bach, musisi klasik terkenal Jerman, meninggal dunia dalam usia 65 tahun. Bach dilahirkan pada tahun l685 dalam keluarga yang mencintai musik. Ayahnya, Johann Ambrosius, adalah pemimpin kelompok musik di kota Eisenach. Pada usia kanak-kanak, Johann Sebastian diajari ayahnya memainkan biola. Dia juga mempelajari organ dari pamannya yang juga terkenal sebagai musisi, Johann Christoph Bach. Pada usia delapan tahun, Bach memasuki Latin Grammar School dan di sana ia bergabung dalam paduan suara yang membuat bakat musiknya semakin terasah. Pada usia remaja, ia mulai bergabung dalam berbagai kelompok musik dan akhirnya ia menciptakan sendiri karay-karya musiknya yang banyak bertema relijius.
Perang Isonzo Meletus

22 Juli 1915, meletuslah perang Isonzo antara pasukan Italia melawan pasukan Austria. Perang ini terjadi di sepanjang Sungai Isonzo di sebelah timur Italia, yang kini merupakan bagian dari Slovenia. Perang Isonzo merupakan bagian dari Perang Dunia Pertama. Dalam perang ini, Italia merupakan bagian dari pasukan Sekutu sedangkan Austria bersekutu dengan Jerman. Perang Isonzo terdiri dari beberapa tahap. Perang Isonzo yang dimulai tanggal 22 Juli 1915 berakhir pada bulan Agustus tahun yang sama. Perang Isonzo secara keseluruhan berhenti pada bulan November 1917 dengan kekalahan Italia dan menewaskan ratusan ribu tentara yang sebagian besarnya dari pihak Italia.
Pembantaian Massal Tentara Zionis

22 Juli 2002, di kegelapan malam, ketika anak-anak dan kaum perempuan Palestina tengah terlelap, tentara Zionis mengempur kawasan Jalur Gaza dengan menggunakan beberapa unit pesawat tempur F-16 buatan AS. Dalam serangan ini, Syaikh Salahus-syahadah, komandan Brigade Izuddin Qassam, sayap militer Hamas dan 16 warga sipil Palestina gugur syahid, di antaranya 9 anak-anak tak berdosa. Sementara itu, 150 warga Palestina lainnya terluka. Syaikh Salahus-syahadah adalah seorang pejuang Palestina yang sangat gigih. Dalam serangan Zionis tersebut, ia gugur syahid bersama istri dan anak perempuannya yang masih kecil. Dia juga pernah dipenjara ooleh Zionis selama 12 tahun dan mengalami penyiksaan yang keji.
Tzar Rusia Berusaha Memisahkan Georgia dari Iran

22 Juli 1783, Tzar Rusia dalam usahanya untuk melaksanakan wasiat dari Peter the Great, mantan penguasa Rusia, berkenaan dengan penguasaan Rusia atas Teluk Persia, melakukan langkah pertamanya dengan memisahkan Georgia dari kekuasaan Iran. Dalam rangka ini, Tzar Rusia menjalin perjanjian dengan pemimpin Georgia yang menyatakan bahwa Georgia berada di bawah perlindungan Rusia dan Georgia dilarang berhubungan langsung dengan Iran dan Ottoman. Meskipun perjanjian antara Georgia dan Rusia ini menimbulkan kemarahan di pihak Iran, namun raja Iran saat itu yang sibuk dengan perang dan konflik dalam negeri tidak mengambil langkah apapun dalam menanggapi masalah ini.
Ibnu Sa’ad Waqidi Meninggal

4 Jumadits-Tsani tahun 230 Hijriah, Ibnu Sa’ad Waqidi, seorang ahli hadis dan sejarawan termasyhur Irak, meninggal dunia. Ibnu Sa’ad Waqidi merupakan murid dari Muhammad bin Umar Waqidi, sejarawan terkemuka pada masa itu. Ibnu Sa’ad banyak menulis kitab-kitab sejarah, namun yang paling membuatnya terkenal adalah buku sejarah berjudul At-Thabaqatul Kabir. Buku ini berisi penjelasan mengenai kehidupan Rasulullah SAW beserta para sahabat dan para ulama Islam.

23 Juli

Berakhirnya Dinasti Mamalik Mesir

23 Juli tahun 1798, tentara Napoleon memasuki kota Kairo, Mesir, dan merebut kekuasaan Dinasti Mamalik yang telah lama berkuasa di negeri Piramida itu. Awalnya tentara Napoleon menduduki Pelabuhan Laut Iskandariah. Setelah itu, mereka bertolak menuju Kairo. Penguasa Mesir waktu itu, Murad Beik, bersama pasukannya melakukan perlawanan mati-matian. Akan tetapi, karena peralatan perang Perancis jauh lebih modern dibandingkan dengan yang dimiliki Mesir, dalam pertempuran tidak seimbang yang dikenal dengan nama perang Piramida itu, tentara Perancis berhasil mematahkan perlawanan Mesir, untuk kemudian menduduki negara itu.
Raja Hasan Kedua Meninggal Dunia

23 Juli 1999, Raja Hasan Kedua, penguasa Kerajaan Maroko meninggal dunia setelah bertakhta di singgasana Maroko selama 38 tahun. Raja Hasan Kedua dilahirkan pada tahun 1929. Lima tahun setelah Maroko berhasil meraih kemerdekaannya, yaitu pada tahun 1961, Raja Hasan II dilantik menjadi penguasa Maroko.

Selama masa pemerintahannya, Raja Hasan II memerintah dengan cara diktatoris. Segala macam penentangan dan kritikan yang dialamatkan kepadanya akan langsung dijawab dengan represi. Raja Hasan II juga termasuk pemimpin Arab yang mempelopori perdamaian dengan Rezim Israel. Ia bahkan termasuk pemimpin yang menjadi mediator perundingan antara Tel Aviv dan sejumlah negara Arab. Sikap inilah yang menimbulkan banyak ketidakpuasan di kalangan rakyat Maroko sendiri. Raja Hasan II berkali-kali menjadi sasaran pembunuhan, akan tetapi selalu berhasil lolos dari percobaan pembunuhan itu.

Sepeninggal Raja Hasan II, Maroko diperintah oleh putra Hasan II, yaitu Muhamad Keenam yang masih berusia 36 tahun. Raja Muhamad VI termasuk pemimpin Arab yang berusia sangat muda
Ibnu Qadamah Muqaddasi Meninggal

5 Jumadits-Tsani tahun 620 Hijriah, Ibnu Qadamah Muqaddasi, seorang ulama fiqih dan ahli hadits terkenal meninggal dunia di kota Damaskus, Suriah. Dasar-dasar ilmu keagamaannya ia pelajari di Damaskus. Setelah itu, ia melanjutkan masa ke Baghdad, Irak. Selama hidupnya, Muqaddasi berhasil menyusun sejumlah kitab. Di antara karyanya yang terkenal adalah buku “Raudhatun Nazhir” yang berisikan pelajaran ilmu ushul fiqih.
Jalaluddin Rumi Wafat

5 Jumadits-Tsani tahun 672 hijriah, Maulana Jalaluddin Muhamad Balkhi, yang lebih dikenal dengan nama Maulawi atau Rumi, meninggal dunia di kota Qaunie, yang kini termasuk ke dalam wilayah Turki. Rumi adalah penyair paling legendaris dunia Islam abad ketujuh hijriah. Kemampuannya dalam menyusun kata-kata syair, serta makna irfani yang terkandung dalam bait-bait syairnya, hingga kini masih menjadi bahan penelaahan para kritikus sastra dunia.

Rumi dilahirkan tahun 604 hijriah di kota Balkh, Afghanistan utara. Kemudian, saat ia mulai menanjak usia remaja, Rumi bersama ayahnya pergi menuju Qaunie. Di kota itulah ayahandanya wafat. Rumi kemudian pergi menuju Damaskus dan Halab untuk menuntut ilmu-ilmu agama. Setelah merasa cukup, Rumi kembali ke Qaunie untuk mengajarkan apa yang pernah dipelajarinya. Beberapa tahun kemudian, Rumi bertemu dengan Syams Tabrizi, sufi paling terkenal saat itu. Perjumpaannya dengan Syams Tabrizi itu ternyata menimbulkan revolusi besar dalam jiwanya. Ia kemudian melakukan kehidupan zuhud dalam rangka pembersihan jiwa dan mulai menulis syair-syair berbahasa Persia yang berisikan hikmah dan ajaran-ajaran sufistik.

Karya Jalaluddin Rumi yang paling legendaris adalah kitab syair dalam bahasa Persia berjudul “Matsnawi Ma’nawi”. Rumi juga menulis sejumlah buku lainnya, yang di antaranya berjudul “Fihi Ma Fihi”, “Maktubat Maulana”, dan “Ruba’iyat”.

24 Juli

Ottmar Mergenthaler Lahir

24 Juli tahun 1854, Ottmar Mergenthaler, penemu mesin ketik berkebangsaan Jerman terlahir ke dunia. Awalnya, ia lebih tertarik kepada pembuatan jam. Akan tetapi, lama kelamaan ia memiliki minat dan memperoleh kemahiran atas segala hal yang bersifat keterampilan. Akhirnya, ia berhasil menemukan jenis alat yang bisa dibuat untuk mengetik. Mergenthaler meninggal dunia pada tahun 1899.
John Wesley Hyatt Menemukan Plastik

24 Juli tahun 1868, John Wesley Hyatt, seorang ilmuwan AS berhasil menciptakan sebuah benda baru bernama plastik. Penemuan Hyatt atas plastik itu terjadi dalam sebuah perlombaan ilmiah yang dibuat oleh sebuah lembaga di AS. Panitia lomba meminta para peserta untuk menciptakan benda baru yang murah sekaligus ringan untuk alat-alat permainan. Saat itulah Hyatt mengajukan hasil penemuannya berupa benda plastik hingga ia diputuskan sebagai pemenang lomba. Penemuan plastik oleh Hyatt ini menandai era baru di dunia perindustrian.
Kawasan Asia Barat Dikuasai Perancis dan Inggris

24 Juli tahun 1921, Palestina, Irak, dan kawasan timur Jordania secara resmi diserahkan kepada kekuasaan Inggris, sedangkan kawasan Lebanon dan Suriah diserahkan kepada Perancis. Penguasaan Inggris dan Perancis atas wilayah-wilayah yang tadinya merupakan kawasan yang dikuasai oleh Imperium Ottman itu menandai dimulainya masa kolonialisme Barat atas kawasan Asia barat. Bagi dunia Islam secara umum, ini juga menjadi awal petaka karena sejak masa itulah, Inggris mulai mempersiapkan pendoroan sebuah negara ilegal bernama Israel.
Dimulainya Petualangan Tujuh Tahun Nasir Khosrou

6 Jumadits Tsani tahun 437 hijriah, Nasir Khosrou Qubadiani, penyair dan penulis terkenal Iran memulai petualangan tujuh tahunnya ke berbagai kawasan Timur Tengah dan Mediterania. Khosrou melakukan perjalanan ke jazirah Arab, Mesir, Irak, dan Roma. Hasil petualangannya itu ia tuliskan ke dalam sebuah buku sastra terkenal berjudul “Safar Nameh” yang artinya catatan perjalanan. Buku ini kemudian menjadi terkenal dan dianggap penting karena sejumlah alasan. Pertama, dari sisi bahasa, kitab Safar Nameh diakui memiliki kualitas yang sangat hebat. Kemudian, karena Safar Nameh berisikan catatan perjalanan seorang yang jenius seperti Khosrou, maka di dalam buku itu terdapat keterangan-keterangan antropologis penting mengenai budaya, bahasa, dan keyakinan masyarakat di tempat-tempat yang dikunjungi oleh Khosr

25 Juli

Ujicoba Pertama Lokomotif

25 Juli tahun 1814, lokomotif bertenaga uap yang pertama di dunia berhasil diujicobakan. Keberhasilan ujicoba lokomotif bertenaga uap ini menandai transformasi baru dalam transportasi perdagangan dunia. Alat tranportasi lokomotif ini ditemukan oleh seorang insinyur asal Inggris bernama George Stephenson.
Tentara Jepang Menyerang Daratan Cina

25 Juli tahun 1894, serangan tentara Jepang ke kawasan pesisir Cina dimulai. Alasan serangan Jepang ke kawasan ini adalah untuk mencaplok sejumlah besar kawasan di daratan Cina hingga ke Semenanjung Korea. Perlawanan tentara Cina tidak bisa menahan serbuan tentara Jepang yang memiliki perlengkapan perang lebih hebat. Dalam perjanjian “Shimonoseki” yang ditandatangani oleh kedua pihak, Cina yang kalah perang terpaksa menyerahkan sejumlah pulaunya kepada Jepang. Semenanjung Korea sendiri secara resmi dinyatakan merdeka, akan tetapi, pada prakteknya, kawasan ini berada di bawah kekuasaan Jepang. Perang Jepang – Cina ini juga tercatat sebagai awal mula pertikaian Jepang dengan Rusia, karena saat terjadi serangan, sejumlah pangkalan militer milik Rusia ikut hancur menjadi sasaran serangan bala tentara Jepang.
Pembunuhan Massal di Pasar Palestina

25 Juli tahun 1938, kelompok teroris rezim Zionis melakukan peledakan dua bom di pasar yang menjual sayur-sayuran dan menewaskan 62 warga Palestina dan melukai ratusan orang lainnya. Tujuan dari aksi teroris ini adalah untuk menciptkan rasa ketakutan di tengah warga Palestina sehingga mereka terdorong untuk pergi meninggalkan tanah air mereka. Penyerangan atas desa-desa dan kota-kota yang padat penduduk sipil merupakan metode utama yang hingga kini masih terus digunakan oleh rezim Zionis untuk menciptakan kengerian dan ketakutan di rengan warga Palestina.
Zuhair Muhsin Tewas

25 Juli tahun 1979, Zuhair Muhsin, sekjen organisasi perjuangan Palestina Ash-Shaiqah, tewas dibunuh oleh agen Zionis, Mossad, di kota Cannes, Perancis. Namun demikian, kepolisian Perancis menyatakan tidak ada petunjuk apapun yang ditemukan dalam kasus pembunuhan ini. Meskipun agen Mossad telah berkali-kali membunuh para pemimpin perjuangan Palestina, namun negara-negara Barat masih saja selalu membela kepentingan rezim illegal ini.
Zionis Serang Libanon

25 Juli 1993, tentara rezim Zionis untuk kesekian kalinya melakukan serangan besar-besaran terhadap Libanon selatan. Serangan yang dilancarkan dari darat, laut, dan udara itu bertujuan untuk memperluas wilayah kekuasaan rezim Zionis secara illegal. Dalam serangan ini, 128 warga sipil gugur syahid, 500 orang luka-luka dan lebih dari 400 ribu orang menjadi pengungsi. Selain itu, ladang-ladang pertanian dan infrastrukutur perekonomian pun rusak berat. Namun demikian, pasukan Hizbullah Libanon pada tahun 2000 berhasil mengusir keluar tentara Zionis dari wilayah Libanon selatan.
Ainul Qadhaat Hamedani Gugur Syahid

7 Jumadits-Tsani tahun 525 Hijriah, Ainul Qadhaat Hamedani, seorang ulama besar asal Hamedan Iran, digantung oleh rezim yang berkuasa saat itu, sehingga gugur syahid. Ainul Qadhaat Hamedani yang dikenal pula dengan julukan Abul Fadhail, dilahirkan pada tahun 492 Hijriah dan sepanjang hidupnya, beliau tidak pernah ragu-ragu dalam menyampaikan kebenaran Islam. Akibat sikapnya tersebut pula, Ainul Qadhaat Hamedani ditangkap oleh pemerintah dan dipenjarakan di Bagdad, Irak. Namun kemudian, beliau dipulangkan ke kota Hamedan dan kemudian dihukum gantung di samping madrasahnya sendiri. Ainul Qadhaat Hamedani meninggalkan beberapa karya penulisan di antaranya berjudul Tamhidaat dan Haqaiqul Quran.

26 Juli

Reza Pahlevi Meninggal

26 Juli tahun 1944, Reza Pahlevi, mantan pendiri danasti Pahlevi yang menajdi dikatator di Iran selama puluhan tahun, meninggal dunia di Afrika Selatan. Reza Phlevi yang dikenal dengan nama Reza Khan, terlahir ke dunia pada tahun 1878 di sebuah desa di utara Iran dan merintis karirnya dengan bergabung dalam militer. Pada tahun 1920, Reza Khan atas dukungan inggris melakukan kudeta terhadpa pemerintahan Iran saat itu. Awalnya, Reza Khan diangkat menajdi menteri pertahanan, kemudian menajdi perdana menetri dan akhirnya tahun 1925, dengan dukungan Inggris, ia menggulingkan Dinasti Qajar dan mengangkat dirinya sebagai syah atau Raja Iran. Dalam era Perang Dunia II, syah Reza Khan berpihak kepada Jerman sehingga akhirnya ia digulingkan oleh tentara Sekutu dan dibuang ke Afrika Selatan. Kedudukannya sebagai raja Iran digantikan oleh anaknya, Reza Pahlevi, yang akkhirnya terguling pada tahun 1979 oleh revolusi Islam Iran di bawah pimpinna Imam Khomeini.
Maladewa Merdeka

26 Juli tahun 1965, Maladewa, sebuah negara kepulauan di samudera Hindia, meraih kemerdekaannya. Ibnu Batutah datang ke kepulauan ini apda abad ke-14 dengan membawa ajaran Islam yang kemudian menajdi agama mayoritas penduduk Maladewa hingga saat ini. Pada awal abad ke-16, Maladewa dijajah oleh Portugis dan kemudian berpindah-pindah ke tangan Belanda, Perancis, dan akhirnya pada akhir abad ke-19 maladewa kembali dikuasai Inggris. Pada saat itu, Maladewa disatukan dalam wilayah Srilangka. Menyusul kemerdekaan Srilanka, Inggris membreikan status otonomi kepada Maladewa tahun 1965 dan tujuh belas tahun kemduian, tahun 1965, Akhirnya Maladewa berhasil meraih kemerdekaannya.
Pembunuhan Massal di Pasar Palestina

25 Juli tahun 1938, kelompok teroris rezim Zionis melakukan peledakan dua bom di pasar yang menjual sayur-sayuran dan menewaskan 62 warga Palestina dan melukai ratusan orang lainnya. Tujuan dari aksi teroris ini adalah untuk menciptkan rasa ketakuktan di tengah warga Palestina sehingga. Penyerangan atas desa-desa dan kota-kota yang padat penduduk sipil merupakan metode utama yang hingga kini masih terus digunakan oleh rezim Zionis untuk menciptakan kengerian dan ketakutan di rengan warga Palestina.
Zuhair Muhsin Tewas

25 Juli tahun 1979, Zuhair Muhsin, sekjen organisasi perjuangan Palestina Ash-Shaiqah, tewas dibunuh oleh agen Zionis, Mossad, di kota Cannes Perancis. Namun demikian, kepolisian Perancis menyatakan tidak ada petunjuk apapun yang ditemukan dalam kasus pembunuhan ini. Meskipun agen Mosad telah berkali-kali membunuh para pemimpin perjuangan Palestina, namun negara-negara Barat masih saja selalu membela kepentingan rezim illegal ini.
Zionis Serang Libanon

25 Juli 1993, tentara rezim Zionis untuk kesekian kalinya melkukan serangan besar-besaran terhadap Libanon selatan. Serangan yang dilancarkan dari darat, laut, dan udara itu bertujuan untuk memperluas wilayah kekuasaan rezim Zionis secara illegal. Dalam serangan ini, 128 warga sipil gugur syahid, 500 orang luka-luka dan lebih dari 400 ribu orang menjadi pengungsi. Selain itu ladang-ladang pertanian dan infrastrukutur perekonomian pun rusak berat. Namund emikian, atas hasil perjuangan gigih pasukan mujahidin Libanon, pada tahun 2000 mereka berhasil mengusir keluar tentara Zionis dari wilayah Libanon selatan.
Ainul Qudhaat Hamedani Gugur Syahid

7 Jumadits-Tsani tahun 525 Hijriah, Ainul Qudhaat Hamedani, seorang ulama besar asal Hamedan Iran, digantung oleh rezim yang berkuasa saat itu sehingga gugur syahid. Ainul Qudhaat Hamedani yang dikenal pula dengan julukan Abul Fadhail, dilahirkan pada tahun 492 Hijriah dan sepanjang hidupnya, beliau tidak pernah ragu-ragu dalam menyampaikan kebenaran Islam. Akibat sikapnya tersebut pula, Ainul Qudhaat Hamedani ditangkap oleh pemerintah dan dipenjarakan di Bagdad, Irak. Namun kemudian, beliau dipulangakn ke kota Hamedan dan disamping madrasahnya sendiri, beliau dihukum gantung. Ainul Qudhaat Hamedani meninggalkan beberapa karya penulisan di antaranya berjduudl Tamhidaat dan Haqaiqul Quran.

27 Juli

Kawasan Polandia Dibagi Menjadi Tiga Bagian

Tanggal 27 Juli tahun 1772, untuk pertama kalinya negara Polandia dipecah menjadi tiga kawasan dan dibagi-bagikan kepada tiga kekuatan besar saat itu, yaitu Rusia, Austria, dan Prusia. Saat itu, ketiga negara mengemukakan alasan bahwa proses pembagian wilayah kekuasaan itu dilakukan untuk mencegah Polandia dari kerusakan dan keruntuhan. Sepanjang sejarah, Polandia yang kini menjadi salah satu negara di kawasan Eropa timur, pernah dipecah-pecah oleh kekuatan asing sebanyak empat kali.

Maximilian Robespierre Dihukum Mati

Tanggal 27 Juli tahun 1793, Maximilian Robespierre, seorang tokoh revolusi Perancis yang kejam beserta beberapa orang pengikut setianya dihukum mati. Peristiwa hari itu menandai berakhirnya masa revolusi menakutkan dengan Robespierre sebagai ketua pengadilan revolusi Perancis. Masa menakutkan itu sebenarnya hanya berlangsung satu tahun. Akan tetapi, dalam jangka waktu yang tidak lama itu, ratusan ribu nyawa orang Perancis melayang dihukum mati dengan tuduhan melakukan kegiatan kontra revolusi.

Awalnya, Robespierre mendapatkan mandat untuk membentuk sebuah pengadilan dengan tujuan menjaga revolusi yang baru saja berhasil dibuat oleh rakyat Perancis. Mandat itu diperolehnya dari Majelis Konvensi yang memiliki kewenangan untuk mengatur seluruh urusan dalam negeri. Robespierre kemudian menyalahgunakan mandatnya ini untuk memperoleh kekuasaan atas seluruh Perancis. Ia kemudian menjatuhkan vonis hukuman mati kepada siapa saja yang dianggapnya menghambat ambisinya. Tercatat lebih dari 120 ribu warga Perancis dibunuh, termasuk sejumlah cendekiawan dan sastrawan terkenal Perancis.

Vincent Van Gogh Meninggal Dunia

Tanggal 27 Juli tahun 1890, Vincent Van Gogh, seorang pelukis legendaris asal Belanda meninggal dunia. Van Gogh terlahir ke dunia tahun 1853, dan selama hidupnya, ia telah melakukan perjalanan ke sejumlah kawasan dunia, meskipun sebenarnya ia menjalani kehidupan dengan penuh penderitaan. Ia menjadi pelukis terjenal karena keberaniannya untuk mengubah-ubah teknik perpaduan warna klasik. Di antara karyanya yang terkenal adalah lukisan berjudul “Bunga Matahari”, yang hingga kini menjadi lukisan termahal sedunia.

Ibnu Farah Ashbili Wafat

Tanggal 9 Jumadits Tsani tahun 699 hijrah, Ibnu Farah Ashbili, sastrawan dan ahli hadits terkenal abad 7 hijriah meninggal dunia. Ibnu Farah dilahirkan di Ashbiliah, sebuah desa di kawasan bernama Andalusia, Spanyol selatan. Saat tentara Spanyol menyerang Ashibiliah, Ibnu Farah termasuk di antara warga Ashbili yang ditawan. Akan tetapi, setelah beberapa waktu, Ibnu Farah berhasil melarikan diri dan pergi ke Kairo, Mesir. Di kota pusat ilmu itu, Ibnu Farah mempelajari ilmu-ilmu agama dari sejumlah ulama terkenal saat itu. Kemudian, Ibu Farah hijrah ke Damaskus, Suriah untuk melanjutkan studinya. Setelah selesai menamatkan pelajarannya, Ibnu Farah menetap di Damaskus dan mengajar ilmu hadits di kota itu. Ibnu Farah meninggalkan karya tulis yang sangat berharga buat kaum muslimin berupa kumpulan penjelasan atas hadits-hadits Nabi. Karya tulisnya ini juga dikenal memiliki nilai sastra yang sangat tinggi.

28 Juli

Peru Meraih Kemerdekaan

Tanggal 28 Juli tahun 1821, Peru memerdekakan diri dari penjajahan Spanyol. Peru adalah tempat kediaman asli Suku Indian bernama Inka. Suku ini menguasai kawasan barat laut Amerika latin sejak abad 12 hingga abad 16. Awal abad ke-16, masuklah tentara Spanyol ke kawasan itu dan melakukan pembunuhan massal atas warga kulit merah yang mendiami kawasan Peru itu. Kawasan Peru kemudian dimasukkan ke dalam koloni Spanyol. Cara-cara penjajah Spanyol dalam mengekspolitasi kekayaan Peru membuat rakyat setempat tidak penah berhenti melakukan perlawanan. Akhirnya, saat berlangsung kebangkitan rakyat Amerika latin melawan kaum penjajah di bawah pimpinan Jose San Martin dan Simon Bolivar, rakyat Peru juga ikut bangkit dan negara itu meraih kemerdekaannya.

Peru terletak di kawasan barat daya Amerika latin. Negara ini memiliki luas wilayah 1.285.216 kilometer persegi. Peru berbatasan dengan Lautan Teduh, Ekuador, Kolombia, Chili, Brazil, dan Bolivia.

Perjanjian Berlin Ditandatangani

Tanggal 28 Juli tahun 1878, “Perjanjian Berlin” ditandatangani oleh lima negara besar Eropa saat itu, yaitu Rusia, Inggris, Perancis, Austria, dan Jerman. Perjanjian itu adalah kesepakatan yang diambil oleh negara-negara tersebut yang sebelumnya telah melakukan perundingan alot beberapa hari di Berlin. Kongres Berlin sendiri diselenggarakan atas permintaan orang kuat jerman bernama Kanselir Bismark. Perjanjian Berlin dicatat oleh para sejarawan sebagai awal mula kebangkitan kekuatan Jerman di kancah Eropa, bahkan dunia. Bagi sebagian ahli sejarah, Perjanjian Berlin diyakini sebagai cikal bakal meletusnya Perang Dunia Pertama.

Pernyataan Perang Austria terhadap Serbia

Tanggal 28 Juli tahun 1914, menjelang berkobarnya Perang Dunia Pertama, Austria menyatakan perang kepada Serbia. Austria menyatakan bahwa pernyataan perang ini sebagai akibat dari terbunuhnya putra mahkota kerajaan ini. Akan tetapi, berbagai peristiwa yang terjadi sesudah itu menunjukkan bahwa pernyataan perang itu dimotivasi oleh keberangan Austria karena rakyat Serbia tidak menerima aksi intervensi Austria dalam urusan internal Serbia. Ketika Perang Dunia Pertama meletus, Austria dan Serbia salingberhadapan. Jerman, Austria, dan Imperium Ottoman membentuk kekuatan bersama, sedangkan di pihak lain, Perancis, Inggris, Serbia, dan Rusia beraliansi melawan kekuatan Jerman dan sekutunya.

Aththar Naishaburi Tewas

Tanggal 10 Jumadits Tsani tahun 618 hijriah, Fariruddin Aththar Naishaburi, penyair dan sufi terkenal Iran tewas oleh pasukan Mongol yang menyerang kawasan Iran. Aththar terlahir ke dunia sekitar tahun 540 hijriah. Setelah ayahandanya meninggal dunia, Aththar meneruskan profesi ayahnya sebagai penjual obat-obatan. Kecerdasaan Aththar membuatnya mampu menjadi seorang dokter hanya dengan mempelajari secara otodidak masalah obat-obatan yang dijualnya. Kekayaan dari hasil menjual obat-obatan dan kemahirannya sebagai dokter membuatnya menjadi orang yang berkecukupan. Akan tetapi, dalam sebuah fase kehidupannya, Aththar mengalami perubahan kondisi kejiwaan secara revolutif.

Untuk itulah ia kemudian meninggalkan profesi dan segala kehidupan duniawinya. Aththar kemudian melakukan perjalanan jauh. Dari Mekah yang berada Jazirah Arab, ia kemudian menyusuri kawasan Ma Wara’an Nahr. Sepanjang perjalanannya tersebut, Aththar bertemu dengan sejumlah ‘urafa terkenal zaman itu. Segala yang dijumpai sepanjang perjalanan itu ia tuangkan ke dalam tulisan-tulisan yang memiliki makna mendalam serta nilai kesusateraan yang sangat tinggi. Karya paling terkenal Aththar adalah kitab syair berjudul “Mantiquth Thayr”. Selain itu, karya Aththar yang lainnya adalah “Tadzkiratul Awliya”, “Ilahi Name”, “Asrar Name”, dan “Mushibat Name”

29 Juli

Raja Olaf II Dari Norwegia Tewas

974 tahun yang lalu, tanggal 29 Juli tahun 1030, Raja Olaf II Haraldsson dari Norwegia, tewas dalam pertempuran di Stiklestad. Raja Olaf II dikenal sebagai raja efektif pertama di seluruh Norwegia karena berhasil melepaskan diri dari dominasi Denmark dan berhasil memperluas ajaran Kristen di negaranya. Selain itu, pada tahun 1024, Raja Olaf II juga menyusun aturan relijius yang dianggap sebagai UU Norwegia yang pertama. Olaf II adalah anak dari Lord Harald Grenske. Ia dibesarkan sebagai seorang penyembah berhala. Ia kemudian bergabung dalam pasukan Viking dan bergabung dalam berbagai pertempuran. Pada tahun 1015, Olaf pergi ke Perancis dan di sana dia dibaptis menjadi Kristen. Dua tahun kemudian, Olaf kembali ke Norwegia dan merebut berbagai wilayah yang diduduki oleh Denmark, Swedia, dan bangsawan Norwegia, Earl Haakon of Lade. Hingga tahun 1016, Olaf berhasil menguasai seluruh wilayah Norwegia dan menjadi raja di sana. Selama 12 tahun kemudian, Raja Olaf II membangun kerajaan yang berbasiskan Kristen dan tanpa belas kasihan, ia memaksa rakyatnya untuk memeluk Kristen.
Pertempuran Stiklestad

974 tahun yang lalu, tanggal 29 Juli tahun 1030, meletuslah pertempuran di Stiklestad, Norwegia, yang dipimpin oleh Raja Olaf II Haraldsson melawan para pemberontak. Pertempuran Stiklestad ini merupakan peristiwa penting dalam penyebaran Kristen di Norwegia. Sejak abad ke-9 negara ini secara bertahap telah menjadi bagian dari kebudayaa Kristen dan kepercayaan animisme yang merupakan kepercayaan asli bangsa Norwegia menjadi tersingkir. Perang Stiklestad merupakan akibat dari perlawanan sebagian rakyat Norwegia yang dipaksa untuk memeluk agama Kristen. Perang ini menyebabkan tewasnya Raja Olaf II, namun sejak itu pula, kerajaan Kristen berkuasa penuh di Norwegia dan Raja Olaf II diberi gelar sebagai Saint atau orang suci.

Raja Umberto I dari Italia Tewas Terbunuh

104 tahun yang lalu, tanggal 29 Juli tahun 1900, Raja Umberto I dari Italia ditembak oleh seorang warganya bernama Gaetano Bresci. Raja Umberto naik tahta pada tahun 1878 dan ia memerintah secara otoriter dan represif. Sementara itu, Gaetano Bresci adalah warga miskin Italia yang hijrah ke AS dan di sana ia aktif dalam kelompok radikal imigran Italia. Ia kemudian mendirikan sebuah suratkabar anarkhis bernama La Questione Sociale. Pada tahun 1898, Bresci membaca kabar mengenai tindakan represif yang dilakukan Raja Italia terhadap para petani yang melakukan demonstrasi karena kelaparan akibat gagal panen. Raja Umberto memerintahkan tentaranya untuk mengusir para demonstran itu dan menembaki mereka, sehingga ratusan petani tewas. Bresci memutuskan bahwa Raja Umberto I harus dibunuh dan iapun kembali ke Italia untuk melaksanakan niatnya itu. Pada tanggal 29 Juli 1900, Bresci menembak Raja Umberto I hingga tewas dan dia sendiri akhirnya dijatuhi hukuman kerja paksa seumur hidup.
Badi’uz-Zaman Hamedani Wafat

1027 tahun yang lalu, tanggal 11 Jumadits-Tsani tahun 398 hijrah, Badi’uz-Zaman Hamedani, seorang sastrawan dan penyair Iran terkemuka abad ke-4 hijriah, meninggal dunia. Badi’uz-Zaman lahir di kota Hamedan sehingga ketika ia menjadi penyair, ia digelari dengan nama Fadhil Hamedani. Badi’uz-Zaman menyusun syair-syair yang indah dan penuh makna sehingga ia menjadi terkenal. Karya-karya yang ditinggalkan oleh Badi’uz-Zaman di antaranya berjudul Diwan Asya’ar dan Rasaail Badi’uz-Zaman.

30 Juli

Henry Moore Lahir

106 tahun yang lalu, tanggal 30 Juli tahun 1898, Henry Moore, seorang pematung Inggris, terlahir ke dunia di Castleford, Yorkshire. Henry Moore merupakan salah satu seniman patung paling terkenal pada abad ke-20. Moore memutuskan untuk menjadi pematung pada usia 11 tahun setelah ia mendengar cerita tentang seniman patung terkenal Italia, Michaelangelo. Dalam era Perang Dunia I, Moore bergabung dalam militer dan setelah itu ia mendapat beasiswa pada sekolah seni Royal College of Art di London. Awalnya, karya-karya Moore dianggap jelek oleh gurunya karena menggabung-gabungkan unsur seni patung Mesir, Oseania, Afrika, dan lain-lain. Setelah lulus dari sekolah seni, ia memulai karirnya sebagai pematung dan sedikit demi sedikit akhirnya karya-karyanya mendapat penghargaan. Pada tahun 1946, karyanya mendapat pengakuan dari Museum of Modern Art dan pada tahun 1948 dia memenangkan hadiah utama untuk karya seni patung pada festival seni Venice Biennale ke-24. Sejak saat itu, reputasi Moore menanjak dan karya-karyanya banyak mendapat sambutan masyarakat. Karya-karya utama Henry Moore diantaranya patung yang dipajang di markas UNESCO di Paris, di Lincoln Center di New York, dan di University of Chicago. Henry Moore meninggal dunia tahun 1986.
Skandal Watergate Mencapai Klimaks

30 tahun yang lalu, tanggal 30 Juli tahun 1974, atas paksaan dari Pengadilan Tinggi AS, Presiden AS saat itu, Richard Nixon, menyerahkan kaset rekaman skandal Watergate. Pada tanggal 5 Agustus, isi rekaman kaset itu disebarluaskan, yang antara lain berisi instruksi Nixon kepada stafnya agar memerintahkan FBI untuk menghentikan penyelidikan atas skandal Watergate. Empat hari kemudian, Nixon menjadi presiden pertama dalam sejarah AS yang mengundurkan diri. Penggantinya, President Gerald Ford akhirnya mengampuni Nixon dari segala tuntutan hukum kriminal.

Skandal Watergate terjadi pada tanggal 17 Juni 1972, ketika lima orang anggota tim pemenangan pemilu Nixon ditangkap atas tuduhan memasang penyadap suara di markas Partai Demokrat yang terletak di kompleks Watergate, Washington. Namun demikian, pemerintahan Nixon yang berasal dari Partai Republik menyangkal keterlibatan mereka dalam kasus ini. Senat AS kemudian mengadakan penyelidikan atas kasus ini dan terbukti bahwa penyadapan itu dilakukan dengan sepengetahuan Gedung Putih. Profesor Archibald Cox yang menjadi penuntut khusus dalam perkara ini bahkan juga menemukan bukti bahwa tim pemenangan pemilu Nixon telah melakukan pnyadapan terhadap banyak orang dan mereka juga memberikan sumbangan kepada Partai Republik dengan imbalan konsesi politik.
Emily Bronte Lahir

186 tahun yang lalu, tanggal 30 Juli tahun 1818, Emily Bronte, novelis Inggris terkenal, terlahir ke dunia di sebuah desa di Yorkshire. Emily Bronte merupakan anak kelima dari enam bersaudara, yang tiga di antaranya kelak menjadi penulis novel. Pada usia dua tahun, ibu Emily meninggal dunia dan dia tumbuh menjadi anak yang pemalu dan pendiam. Emily serta saudara-saudaranya, rajin membaca dan mereka-reka cerita tentang negeri-negeri mitos. Emily kemudian juga menulis-puisi-puisi yang berdasarkan khayalan-khyalannya tersebut. Pada tahun 1846, Emily dan dua saudaranya, Charlotte dan Anne, menerbitkan karya bersama mereka berjudul Poems by Currer, Ellis and Acton Bell. Meskipun hanya terjual dua eksemplar, namun mereke terus menulis.

Novel Emily berjudul Wuthering Heights terbit tahun 1847. Pada tahun yang sama, saudaranya, Charlotte Bronte, juga menerbitkan novel berjudul Jane Eyre yang mencapai kesuksesan. Sayangnya, novel karya Emily tidak begitu disambut masyarakat. Setahun kemudian, Emily meninggal dunia dan pada tahun 1850, novel karya Emily dicetak ulang dengan kata pengantar dari Charlotte yang menyatan bahwa novel Wuthering Heights lebih bagus dari karyanya sendiri, Jane Eyre. Novel berjudul Wuthering Heights karya Emily Bronte itu kini dianggap sebagai salah satu karya klasik dalam sastra Inggris.

Sumber : http://www2.irib.ir/worldservice/melayuRADIO/kal_sejarah/juli/

0 komentar:

Poskan Komentar

SILAHKAN BERI KOMENTAR TERBAIK ANDA SETELAH MEMBACA ARTIKEL DIATAS
DAN JUGA ANDA AKAN MENDAPATKAN BACKLINK OTOMATIS

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More